PPKM Diperpanjang, Masyarakat Diimbau Ikuti Aturan Pemerintah

Suasana di salah satu mall di Mataram terlihat sepi sebelum perpanjangan PPKM level 4. Pengunjung dan sektor non esensial dibatasi jumlah karyawan yang bekerja. Bahkan, sebagian tenan memilih tutup untuk menghindari kerumunan yang berpotensi terjadinya penularan. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat memperpanjang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 sampai 9 Agustus pekan depan. Kebijakan ini dinilai efektif menekan jumlah kasus penyebaran coronavirus disease atau Covid-19. Masyarakat diimbau tetap mengikuti aturan pemerintah demi kebaikan bersama.

Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana mengatakan, PPKM level 4 diperpanjang oleh pemerintah pusat berdasarkan surat Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmedagri) Nomor 28 Tahun 2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level 4, corona virus disease 2019 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Prinsipnya, pemerintah daerah melaksanakan apa yang menjadi keharusan tentang posisi kabupaten/kota selama perpanjangan PPKM level 4 tersebut. “Iya, kita ikuti sampai tanggal 9,” kata Mohan dikonfirmasi, Selasa, 3 Agustus 2021.

Iklan

Dikatakan Walikota, sebenarnya saat ini posisi BOR di rumah sakit 40 persen. Fatality rate menurun dan tingkat kesembuhan di Kota Mataram meningkat. Progresivitas keberhasilan pencegahan dan penanganan pandemi sangat bagus. Tetapi pihaknya tidak mau berargumentasi tentang hal ini. Kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat dijalani sebagai upaya pencegahan. Meskipun tingkat kepatuhan penerapan protokol kesehatan masyarakat kategori zona hijau, sehingga berdampak terhadap penurunan kasus. “Saya bangga kepada masyarakat tingkat kepatuhan prokesnya sangat tinggi,” ucapnya.

Diprediksi perpanjangan PPKM level 4 dirasa sangat efektif menekan kasus penularan. Skenario pemerintah ini harus dijalani. Masyarakat diimbau mengikuti aturan ditetapkan pemerintah demi kebaikan bersama.

Adapun aturan perpanjangan PPKM level 4 tidak ada perubahan dari sebelumnya. Artinya, sektor esensial dan non esensial tetap diatur sedemikian rupa. Walaupun ada sedikit kelonggaran bagi masyarakat terutama pedagang kaki lima. Di satu sisi, ia meminta masyarakat tetap mempertahankan kedisiplinan menjaga protokol kesehatan, karena wabah pandemi covid-19 belum berakhir. Pemerintah berupaya melakukan langkah preventif atau pencegahan dengan melihat indeks mobilitas di daerah perkotaan tinggi. “Tujuannya mungkin untuk pencegahan karena tingkat mobilitas di Kota Mataram tinggi,” demikian kata Mohan. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional