PPKM di Loteng, TNI-Polri Bagikan Sembako dan Masker

Aparat Polres Loteng memberikan sembako kepada pedagang kaki lima (PKL) saat patrol malam (kiri) dan anggota TNI bagi-bagi masker kepada pengendara yang melintas di seputaran ruas jalan kota Praya. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Selama masa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) edukasi dan sosialisasi penerapan protokol Covid-19 semakin intens dilakukan. Hampir setiap malam, tidak lelah aparat menggelar patroli hanya untuk mengingatkan masyarakat supaya lebih disiplin menerapkan protokol Covid-19. Berbagai cara pun dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat akan arti penting penerapan protokol Covid-19, antara lain pembagian sembako dan masker.

Dengan tetap mengendepankan pendekatan-pendekatan yang humanis, untuk mengantisipasi munculnya gesekan antara aparat dengan masyarakat. Bahkan, dalam operasi yang digelar Jumat malam lalu, aparat kepolisian turut membagikan paket berisikan kebutuan pokok kepada para pedagang yang ada di seputaran Kota Praya. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesulitan ekonomi yang dihadapi dampak dari pandemi Covid-19 yang terjadi.

Iklan

Menurut Kapolres Loteng, AKBP Esty Setyo Nugroho, aturan tetap harus ditegakkan. Namun sisi-sisi kemanusiaan tidak boleh dihilangkan. Bahwa di tengah kondisi yang serba sulit seperti sekarang ini, masyarakat butuh bimbingan dan arahan.

Selama PPKM berlangsung, aktivitas masyarakat memang dibatasi. Termasuk aktivitas ekonomi. Di mana para pedagang makanan, rumah makan, hingga kafe tidak diperkenankan berjualan lebih dari pukul 20.00 wita. Untuk menghindari munculnya kerumunan. “Tingkat penyebaran Covid-19 di daerah ini masih tinggi. Ditandai dengan peningkatan kasus harian Covid-19 jadi butuh kebersamaan dalam melawan penyebaran virus ini,” ujarnya.

Sementara itu, dalam waktu bersamaan, jajaran Kodim 1620/Loteng juga kembali membagikan masker gratis sebagai upaya mendukung penerapan protokol Covid-19 ditengah masyarakat. Masker bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut disalurkan sejak Jumat lalu.

“Bantuan masker ini merupakan program satu juta masker yang dilakukan BNPB dengan target komunitas rumah-rumah ibadah, pasar, terminal dan tempat-tempat terjadinya kerumunan lainnya,” sebut Dandim 1620/Loteng, Letkol. Inf. I Putu Tangkas Wiratawan, SIP., Sabtu, 17 Juli 2021.

Penyaluran masker itu ditargetkan selama empat hari kedepan. Didistribusian ke semua sektor yang jadi sasaran program. Bantuan masker itu dilakukan sebagai wujud kepedulian BNPB dan Kodim 1620/Loteng, dalam rangka mencegah terjadinya penularan Covid-19 dengan berbagai upaya yang dapat dilakukan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.

Mencegah penularan Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri. Harus dengan melibatkan semua elemen yang ada. “Meskipun kita sendiri mampu untuk menerapkan disiplin secara tinggi protokol Covid-19, tapi orang lain di sekitar kita abai, itu tetap akan berpengaruh terhadap potensi penularan. Karena itu kita semu harus menyadari hal ini untuk sama-sama saling menjaga,” ungkapnya. (kir)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional