PPKM Darurat Kota Mataram, Pendatang Positif Covid-19 Meningkat

Petugas kesehatan melakukan tes swab antigen kepada pendatang masuk Kota Mataram yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan.(Suara NTB/Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Penyekatan PPKM Darurat di empat pintu masuk Kota Mataram menemukan peningkatan pendatang terdeteksi positif Covid-19. Khususnya mereka yang belum menjalani vaksinasi. Namun, yang bisa menunjukkan sertifikat vaksinasi Covid-19 pun bertambah.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto menjelaskan, pemeriksaan pos penyekatan diintensifkan hingga enam hari PPKM Darurat Kota Mataram. “Jadi yang kita tes swab antigen ini yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan syarat masuk wilayah PPKM Darurat,” ujarnya, Minggu, 18 Juli 2021. Swab antigen acak ini dilakukan terhadap 1.011 orang sepanjang lima hari pelaksanaan PPKM Darurat.

Iklan

Hasilnya yang terdeteksi positif Covid-19 makin banyak. Per-Kamis pekan lalu, sejumlah 25 orang. Kemudian bertambah lagi. “Lima hari pelaksanaan, ada 31 orang kita dapati positif Covid-19. 980 orang sisanya negatif,” urai Artanto. Prosedurnya, mereka yang positif ini teridentifikasi sebagai tanpa gejala. Kemudian, selanjutnya diarahkan menuju fasilitas kesehatan serta menjalani masa isolasi. Riwayat kontak eratnya juga ditelusuri.

Mereka yang terjaring ini merupakan hasil dari pemeriksaan terhadap kendaraan yang hendak masuk ke Kota Mataram melalui pos penyekatan. Antara lain, di Gerimak, Narmada, Lombok Barat; kemudian di Kota Mataram di pos penyekatan Bintaro, Ampenan; Dasan Cermen, Cakranegara; dan Bundaran Jempong, Sekarbela.

“Selama lima hari penyekatan,  2.865 kendaraan sudah diputar balik. Ini yang tidak memenuhi syarat ataupun yang tidak memiliki kepentingan mendesak masuk Kota Mataram,” papar Artanto. Rincian kendaraan yang diputar balik ini antara lain, 1.984 sepeda motor, 606 mobil, 113 bus, dan 162 minibus. Total kendaraan yang diperiksa sejumlah 15.568. “Dari jumlah itu, yang dapat menunjukkan sertifikat vaksin 10.487 orang sehingga diperbolehkan masuk Kota Mataram,” tandasnya. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional