PPDB Zonasi, Masyarakat Daftar Sekolah Harus Sesuai Kartu Keluarga

H. Aidy Furqan (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA negeri jalur zonasi mulai dilaksanakan pada Kamis, 2 Juli 2020 sampai dengan Senin, 6 Juli 2020. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB mengingatkan agar masyarakat menyesuaikan pendaftaran sekolah sesuai dengan alamat di Kartu Keluarga (KK).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, S.Pd., M.Pd., pada Selasa, 30 Juni 2020. Ia meminta masyarakat menyesuaikan pendaftaran sekolah sesuai zonasi yang tepat dengan alamat di Kartu Keluarga. “Sesuaikan zonasi sekolah dengan KK,” ujarnya.

Iklan

Zonasi adalah batasan wilayah jarak tempat tinggal calon peserta didik baru dengan sekolah terdekat. Untuk penetapan zona berdasarkan alamat tempat tinggal calon peserta didik yang mengacu pada data peserta Ujian Nasional SMP/MTs sederajat tahun pelajaran 2020/2021dan sesuai alamat pada Kartu Keluarga. “Kartu keluarga harus diterbitkan paling singkat satu tahun sebelumnya,” kata Aidy.

Untuk PPDB zonasi, seleksi oleh sistem dilakukan pada Selasa, 7 Juli 2020. Pengumuman akan dilaksanakan pada Rabu, 8 Juli 2020. Pendaftaran ulang pada Kamis, 9 Juli 2020 sampai dengan Sabtu, 11 Juli 2020. Aidy juga menjelaskan, zonasi sekolah dilakukan dengan prinsip mendekatkan domisili peserta didik dengan sekolah. Penetapan zona mengacu pada hasil pemetaan zona melalui google maps. Titik ukur zonasi dari kantor desa/kelurahan setempat. Daftar Zona berdasarkan hasil pemetaan zona sekolah tercantum pada petunjuk teknis PPDB 2020/2021.

Setiap calon peserta didik baru wajib melakukan pendaftaran secara daring. Sekolah dapat memfasilitasi sarana pendaftaran atau tenaga operator bagi calon peserta didik yang kesulitan akses jaringan internet dengan menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Terkait dengan mekanisme pendaftaran, calon peserta didik baru masuk ke dalam sistem pendaftaran PPDB 2020 dengan menginput Nomor Peserta Ujian Nasional SMP/MTs. Dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Calon peserta didik baru mendapat nominasi tiga sekolah, kecuali yang tersedia hanya dua sekolah dalam zona. Nominasi sekolah ditentukan dalam aplikasi PPDB daring.

  Sistem Zonasi PPDB, Pindah KK Dinilai Rawan

Calon peserta didik baru inklusi SMA memilih tiga sekolah penyelenggara program inklusi, kecuali jika tersedia hanya dua sekolah dalam zona. Calon peserta didik baru mencetak bukti pendaftaran daring.

Aidy menjelaskan, untuk kriteria seleksi calon peserta didik baru yang mendaftar secara daring diseleksi dengan mempertimbangkan urutan kriteria yaitu jarak terdekat dalam zona, usia, pendaftar lebih awal yang tercata pada sistem, dan khusus pendaftar program inklusi dipertimbangkan pilihan peminatan atau sekolah penyelenggara program inklusi.

Untuk PPDB SMA, ada empat jalur yang dibuka yaitu jalur zonasi dengan kuota minimal 60 persen, jalur afirmasi dengan kuota paling banyak 20 persen, jalur perpindahan tugas orang tua/wali paling banyak lima persen, dan jalur prestasi dengan kuota paling banyak 15 persen. Kuota per rombongan belajar SMA maksimal 32 orang.

PPDB Jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua/wali, dan jalur prestasi telah dilaksanakan dan diumumkan. Juga sudah dilaksanakan proses daftar ulang. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here