PPDB SD Tidak Boleh Ada Tes Calistung, Laporkan Jika Ada

M. Taufik. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Sekolah Dasar (SD) untuk jalur zonasi akan berakhir pada Sabtu, 27 Juni 2020. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram ingin agar semua anak di Kota Mataram bersekolah. Jika satu SD menerima pendaftar melebihi kuota, maka pendaftar akan dialihkan ke sekolah terdekat.

Ketua Panitia PPDB Kota Mataram yang juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kota Mataram, M. Taufik pada Jumat, 26 Juni 2020 mengatakan, PPDB SD dilaksanakan secara luring. Ia menegaskan, pihaknya ingin agar semua anak di Kota Mataram bersekolah.

Iklan

“Sudah ada data, masing-masing sekolah ada kuota seandainya membeludak (di satu sekolah), kami salurkan ke sekolah irisannya atau sekolah terdekat di satu zona,” katanya.

Taufik juga menegaskan, tidak boleh ada tes membaca, menulis, dan berhitung saat PPDB SD. “Tidak boleh ada tes calistung di SD. Kalau ada laporkan saja ke kami,” tegasnya.

Jadwal PPDB SD yaitu untuk Jalur Afirmasi dan Perpindahan Orang Tua/Wali dilaksanakan pada Senin, 15 Juni 2020 sampai dengan Sabtu, 20 Juni 2020. Untuk Jalur Zonasi dibuka pada Senin, 22 Juni 2020 sampai dengan Sabtu, 27 Juni 2020. Seleksi calon peserta didik baru dilaksanakan pada Senin, 29 Juni 2020. Pengumuman hasil seleksi semua jalur pada Selasa, 30 Juni 2020. Pendaftaran ulang bagi peserta didik yang diterima tanggal 1 sampai dengan 4 Juli 2020.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs. H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd., kepada Suara NTB, menegaskan semua sekolah negeri wajib memakai zonasi saat PPDB. Hal itu untuk menampik ada keistimewaan pada SD tertentu yang dianggap menjadi favorit masyarakat. “Sekolah negeri wajib pakai zonasi,” tegasnya.

  Angkutan "Feeder" untuk BRT Harus Dipermak

Fatwir juga menegaskan, seleksi calon peserta didik baru kelas 1 dilaksanakan berdasarkan usia dan jarak tempat tinggal ke Sekolah. Seleksi itu tidak berupa seleksi akademis. “Tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung. Dan tidak dipersyaratkan telah mengikuti Taman Kanak-Kanak,” tegas Fatwir. (ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here