PPDB Dimulai, Pendaftar Sekolah Negeri Membeludak

SUARANTB.com – Mataram, Hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Mataram diwarnai dengan antrian panjang masyarakat di sejumlah sekolah-sekolah. Mereka terlihat mengantri sejak panitia membuka resmi PPDB, Senin (27/6) pukul 08.00 Wita.

Pantauan Suara NTB di SMPN 7 Mataram, membeludaknya pendaftar mengakibatkan antrian panjang di sekolah itu. Sebagian masyarakat pun mengeluhkan proses PPDB yang masih dilaksanakan semi online. Proses pendaftaran dilakukan secara online, namun berkas pendaftaran kembali harus diverifikasi secara manual di sekolah.

Iklan

Panitia PPDB SMPN 7 Mataram, H. Junaidi menerangkan bahwa model PPDB semi online seperti ini merupakan petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis (Juklak/Juknis) yang telah ditetapkan Dikpora Kota Mataram.

Disebutkannya, dengan model seperti ini, prosedur pendaftaran online boleh dilaksanakan di luar sekolah maupun di sekolah, baru setelah itu dilakukan verifikasi secara manual di sekolah. Proses manual itulah yang membutuhkan waktu lama sehingga mengakibatkan antrian cukup panjang, terlebih peminat di SMPN 7 Mataram setiap tahun membeludak.

“Boleh dia mendaftar secara online di luar, hasilnya bisa dibawa ke sekolah untuk diaktifkan oleh operator sekolah. Yang diproses itu ialah data siswa, nilai mata pelajaran,” urainya.

Dikatakan Junaidi bahwa pasca mereka mendaftar, nilai masing-masing siswa langsung diurutkan sesuai rangking untuk empat mata pelajaran yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA. Urutan rangking yang menentukan kelulusan siswa dapat langsung dilihat di website pasca mereka mendaftar. Dengan demikian, siswa yang urutan nilainya rendah diberikan kesempatan untuk mencari sekolah lain yang sekiranya mampu menampung siswa bersangkutan berdasarkan nilai.

“Mereka diberikan kesempatan memilih tiga sekolah, kalau di tiga-tiganya tidak lulus bisa mencari sekolah lain tanggal 29 di hari terakhir,” ujar Junaidi.

  Unram Kembangkan Tanaman Herbal Endemis di NTB

Sementara itu, Wakasek SMPN 7 Mataram, Ahmad Saehu menyayangkan sikap masyarakat yang masih membandel. Padahal agar tidak terjadi penumpukan di satu sekolah tertentu, masyarakat bisa saja mendaftar di tiga sekolah pilihan.

“Tapi masyarakat yang ngeyel tidak bisa diberitahu, padahal semua sekolah sama saja yang penting integritasnya, ayo kita sama-sama jujur,” ujarnya.

Pemandangan serupa juga sama terlihat di SMPN 2 Mataram. Antrian panjang mewarnai proses PPDB. Meski kuota yang disediakan sekolah hanya 98 kuota, namun pendaftar mencapai ratusan orang. Meskipun terjadi antrian panjang, proses pendaftaran berjalan tertib tanpa gangguan teknis. “Lancar semua tidak ada masalah,” ujar Kepala SMPN 2 Mataram, H. Lalu Suwarno.

 

Maksimal 5 Persen

Ketua PPDB Kota Mataram, H. Zainal Arifin menjelaskan, jumlah peserta didik baru tiap rombongan belajar/kelas melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online adalah 32 peserta didik untuk SMP dan 36 Peserta Didik untuk SMA/SMK.

Jumlah sekolah peserta PPDB Online Kota Mataram Tahun Pelajaran 2016/2017 adalah 41 Sekolah, yang terdiri dari 24 sekolah untuk SMP Negeri, delapan sekolah untuk SMA Negeri, dan sembilan sekolah untuk SMK Negeri.

Seleksi Penerimaan PPDB Online SMP Negeri didasarkan pada jumlah Nilai Ujian Sekolah/Madrasah Murni (NUS/M) yang diperoleh calon peserta didik lulusan SD/MI. Atau Paket A tahun pelajaran 2015/2016 atau tahun sebelumnya.

“Sedangkan seleksi PPDB online SMA Negeri dan SMK Negeri berdasarkan jumlah Nilai Ujian Nasional (NUN) yang diperoleh calon peserta didik lulusan SMP/MTs dan Paket B tahun pelajaran 2015/2016 atau tahun sebelumnya,” kata Zainal, yang menjabat Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) pada Dinas Dikpora Kota Mataram.

Ketentuan calon peserta didik baru yang berasal dari SD/MI dan paket A lulusan luar Mataram, diterima melalui jalur seleksai murni maksimal 5 persen. Dari jumlah daya tampung. Sementara, daya tampung ketentuan, calon peserta didik baru yang berasal dari SMP/MTs dan Paket B lulusan Luar Kota Mataram, dapat diterima melalui jalur seleksi murni maksimal lima persen dari jumlah daya tampung.

  Dua Pelajar MAN Selong Wakili NTB pada Kegiatan Parlemen Remaja

Pengumuman hasil akhir seleksi PPDB Online serentak dan terbuka pada Kamis (30/6) mendatang melalui laman web PPDB online, mulai pukul 09.00. Calon peserta didik baru yang dinyatakan lulus seleksi, diharuskan mendaftar ulang.

Daftar ulang akan dilaksanakan pada 1 dan 2 Juli mendatang. “Calon peserta didik  yang tidak melakukan daftar ulang pada waktu tersebut dinyatakan mengundurkan diri atau gugur,” tandas Zainal. (dys/ron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here