Potensi Menjadikan Sumbawa Sebagai Pusat Sajian “Seafood”

Mataram (Suara NTB) – Pulau Sumbawa memiliki banyak potensi pariwisata yang dapat dikembangkan. Perlu adanya label khusus untuk mengembangakan semua potensi pariwisata yang dimiliki Sumbawa. Salah satunya dengan menjadikan Sumbawa sebagai Pulau atau Daerah yang menyajikan seafood atau makanan laut terbaik. Sebab di daerah ini terdapat banyak jenis sari laut yang dapat dinikmati oleh wisatawan.

“Jadi kita ingin semua restoran menyajikan seafood, sehingga kalau orang mau menikmati segala jenis seafood itu bisa datang ke Sumbawa. Ini bisa jadi brand juga, karena saya melihat di Sumbawa itu kaya akan  seafood. Jadi kenapa tidak kita manfaatkan,” kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) NTB Lalu Abdul Hadi Faishal kepada Suara NTB, di Mataram belum lama ini.

Iklan

Menurut Hadi, perlu adanya pembenahan pada sektor perhotelan dan restoran di Pulau Sumbawa. Sebab dua hal itu menjadi salah satu pemicu banyaknya wisatawan yang datang. Makanan dan penginapan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang akan berkunjung.

“Wisatawan akan betah kalau ada yang dilihat, di Sumbawa itu destinasinya sudah bagus. Sekarang tinggal label makanannya saja, jadi wisatawan bisa ditahan dengan makanan-makanan itu. Selain itu juga pengaturan hotel juga perlu dibenahi,” imbuhnya.

Ia mengatakan bahwa potensi yang dimiliki Sumbawa cukup besar. Apalagi di daerah ini banyak jenis sari laut yang dijual. Sehingga apabila dikembangkan bisa menjadi label tersendiri bagi Sumbawa. Sebab tidak banyak daerah yang menjadikan makanan sari laut sebagai labelnya.

“Di Sumbawa itu seafoodnya enak sekali. Mungkin kita bisa kembangkan disana sebagai pusat seafood terbesar. Sekarang bagaimana kita mengemasnya dan bagaimana kita latih dan atur SDM yang ada disana,” ujarnya.

Selain itu masyarakat di Sumbawa juga diminta untuk mempersiapkan diri. Sebab jika investasi berjalan dengan baik, maka Sumbawa menjadi salah satu destinasi yang bisa saja diunggulkan. Sehingga masyarakat dianggap perlu untuk mempersiapkan diri. Sebab akan banyak wisatawan yang datang dan ingin mengetahui kebiasaan dan budaya masyarakat Sumbawa pada umumnya. (lin)