Posyandu Keluarga Bisa Jadi Pusat Edukasi Menyeluruh

Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Suara NTB/diskominfotikntb)

Mataram (Suara NTB) – Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menegaskan bahwa keluarga merupakan kekuatan sebuah bangsa. Dan keluarga yang sehat dan sejahtera hakekatnya menjadi salah satu tujuan dan sasaran pembangunan daerah.

Menurut Wagub, program/kegiatan berbasis keluarga dan kesehatan menjadi fondasi utama dalam membangun NTB. Ia mengajak PKK dan semua kabupaten/kota serta desa di NTB untuk menjadikan Posyandu Keluarga, sebagai pusat edukasi menyeluruh dalam mengatasi berbagai masalah warga.

Iklan

‘’Dengan hadirnya kegiatan Posyandu Keluarga, maka banyak persoalan keluarga yang akan dapat kita tuntaskan,’’ ujarnya didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah dan Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar saat meresmikan Posyandu Keluarga di Desa Sigar Penjalin, Pemenang, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sabtu, 12 September 2020.

Wagub kembali menegaskan bahwa Posyandu Keluarga bukan sekadar melaksanakan kegiatan pelayanan dasar kepada balita, remaja, dan lansia saja. Tetapi lebih dari itu, Posyandu Keluarga merupakan the center of education atau pusat edukasi dan informasi keluarga secara menyeluruh.

‘’Posyandu Keluarga menjadi pusat edukasi berbagai kebutuhan masyarakat,’’ tegasnya. Mulai dari edukasi penanganan ibu hamil dan tumbuh kembang anak. Termasuk edukasi narkoba kepada milenial, edukasi buruh migran kepada usia produktif hingga edukasi masalah gizi kepada lansia.

Menurut Wagub, revitalisasi posyandu dilakukan agar edukasi tentang dasar – dasar permasalahan masyarakat dapat teratasi. Selain itu, di Posyandu diharapkan juga dapat mendeteksi berbagai  permasalahan sosial masyarakat.

‘’Dengan hadirnya Posyandu Keluarga di setiap dusun, insya Allah semua edukasi bisa dilakukan di Posyandu,’’ ujarnya.

Saat itu, Wagub secara khusus menyampaikan apresiasi kepada segenap jajaran PKK yang telah berperan besar dalam mendukung kegiatan pemerintah berbasis keluarga.

‘’PKK Melakukan sesuatu yang berdampak besar bagi keluarga, terutama membentuk keluarga yang sehat dan sejahtera. Kita semua sadar, betapa kesehatan menjadi nomor satu dalam hidup kita’’ ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Rohmi juga mengajak masyarakat dan jajaran pemerintah yang hadir untuk mensukseskan 100 persen maskerisasi di NTB. Karena menurutnya, saat ini, masker adalah ‘’vaksin’’ Covid-19.

‘’Karena vaksin dalam bentuk obat belum ada, saat pandemi ini vaksinnya hanya ada satu, pakai masker.  Mari kita wujudkan 100% maskerisasi di NTB. Apalagi  Ketua PKK nya luar biasa. Inilah fondasi yang sangat kuat membangun NTB,’’ pujinya.

Rohmi juga mengajak seluruh kabupaten /kota di NTB untuk terus  memperkuat sinergi positif yang telah terbangun, termasuk dalam mensukseskan program/kegiatan berbasis keluarga lainnya.

‘’Mari Kita dukung kegiatan berbasis keluarga, karena ini menjadi fondasi membangun NTB. Insya Allah cita-cita NTB Gemilang bukan saja di atas kertas, namun terealisasi seluruhnya,’’ katanya optimis. (r)