Positif Covid-19 Jadi 1.443 Orang, Lobar dan Lotim Dominasi Penambahan Kasus Baru

0
Peta perkembangan kasus Covid-19 di NTB hingga Rabu, 8 Juli 2020. (Sumber : Pemprov NTB)

Mataram (Suara NTB) – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB mencatat tambahan 29 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19, 12 tambahan sembuh baru, dan satu kasus kematian baru, Rabu, 8 Juli 2020. Dari tambahan 29 kasus baru didominasi dari Lombok Barat (Lobar) dan Lombok Timur (Lotim) masing-masing 17 orang dan 7 orang. Kemudian Kota Mataram 4 orang dan Lombok Utara satu orang.

Dengan penambahan tersebut, jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai hari ini sebanyak 1.443 orang. “Dengan perincian 926 orang sudah sembuh, 75 meninggal dunia, serta 442 orang masih positif dan dalam keadaan baik,” kata Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si.

IKLAN

Gita menerangkan pada Rabu, 8 Juli 2020, telah diperiksa di Laboratorium PCR RSUD Provinsi NTB, Laboratorium PCR RS Unram, Laboratorium PCR RSUD Kota Mataram, dan Laboratorium TCM RSUD Provinsi NTB sebanyak 195 sampel. Dengan hasil 147 sampel negatif, 19 sampel positif ulangan, dan 29 sampel kasus baru positif Covid-19.

Kasus baru positif tersebut yaitu pasien nomor 1415, inisial Ny. S, perempuan, usia 34 tahun, penduduk Desa Sesela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1416, inisial Tn. F, laki-laki, usia 50 tahun, penduduk Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1417, inisial Tn. REP, laki-laki, usia 23 tahun, penduduk Desa Mekar Sari, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1418, inisial Tn. GMZ, laki-laki, usia 20 tahun, penduduk Desa Perampuan, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1419, inisial Ny. NKSBW, perempuan, usia 37 tahun, penduduk Desa Gerimak Indah, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1420, inisial Tn. S, laki-laki, usia 32 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Geres, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1421, inisial Tn. S, laki-laki, usia 48 tahun, penduduk Desa Karang Bongkot, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patuh Patut Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1422, inisial Ny. M, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Pasien memiliki penyakit komorbid. Pasien meninggal dan dilakukan tatalaksana Covid-19.

Pasien nomor 1423, inisial Tn. K, laki-laki, usia 61 tahun, penduduk Desa Gondang, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1424, inisial Tn. MN, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSI Siti Hajar Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1425, inisial Ny. NJ, perempuan, usia 40 tahun, penduduk Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1426, inisial Ny. B, perempuan, usia 70 tahun, penduduk Kelurahan Rembiga, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1427, inisial Ny. P, perempuan, usia 55 tahun, penduduk Desa Tanak Gadang, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1428, inisial Ny. R, perempuan, usia 83 tahun, penduduk Kelurahan Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Mataram dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1429, inisial Tn. MM, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Dasan Geriya, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1430, inisial Tn. S, laki-laki, usia 39 tahun, penduduk Desa Lembah Sari, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan pasien Covid-19 nomor 1391. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Provinsi NTB dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1431, inisial Ny. H, perempuan, usia 58 tahun, penduduk Desa Kuripan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1432, inisial Ny. SR, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang tanpa gejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RS Darurat Asrama Haji dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1433, inisial Ny. LO, perempuan, usia 23 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1434, inisial An. HAH, laki-laki, usia 14 tahun, penduduk Desa Kekeri, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1435, inisial Ny. HA, perempuan, usia 22 tahun, penduduk Desa Bajur, Kecamatan Labuapi, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1436, inisial Ny. P, perempuan, usia 19 tahun, penduduk Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1437, inisial Tn. MY, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat. Riwayat kontak dengan orang bergejala Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD Patut Patuh Patju dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1438, inisial Tn. ATW, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Kekalik, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien berdomisili di SPN Belanting, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina dalam pengawasan atasan dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1439, inisial Tn. A, laki-laki, usia 57 tahun, penduduk ber-KTP Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Pasien berdomisili di SPN Belanting, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina dalam pengawasan atasan dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1440, inisial Ny. BSD, perempuan, usia 36 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien berdomisili di SPN Belanting, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina dalam pengawasan atasan dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1441, inisial Tn. EAP, laki-laki, usia 40 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Karang Pule, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram. Pasien berdomisili di SPN Belanting, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina dalam pengawasan atasan dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1442, inisial Tn. LEP, laki-laki, usia 33 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa, Kabupaten Sumbawa. Pasien berdomisili di SPN Belanting, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina dalam pengawasan atasan dengan kondisi baik.

Pasien nomor 1442, inisial Tn. IPY, laki-laki, usia 34 tahun, penduduk ber-KTP Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram. Pasien berdomisili di SPN Belanting, Kabupaten Lombok Timur. Riwayat kontak dengan orang sakit Covid-19 belum teridentifikasi. Saat ini menjalani karantina dalam pengawasan atasan dengan kondisi baik.

Sedangkan 12 pasien yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan keduanya negatif. Yaitu pasien nomor 840, inisial Ny. NA, perempuan, usia 64 tahun, penduduk Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Pasien nomor 932, inisial Ny. HS, perempuan, usia 53 tahun, penduduk Desa Jatisela, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 935, inisial Ny. H, perempuan, usia 56 tahun, penduduk Maros, Sulawesi Selatan. Pasien nomor 963, inisial Tn. YS, laki-laki, usia 36 tahun, penduduk Desa Praya, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah.

Pasien nomor 1046, inisial Tn. IWB, laki-laki, usia 30 tahun, penduduk Desa Taman Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien nomor 1102, inisial Tn. J, laki-laki, usia 58 tahun, penduduk Desa Peteluan Indah, Kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat.

Pasien nomor 1138, inisial Ny. CFR, perempuan, usia 27 tahun, penduduk Surabaya, Jawa Timur. Pasien nomor 1147, inisial Ny. BNR, perempuan, usia 31 tahun, penduduk Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.

Pasien nomor 1199, inisial Ny. SR, perempuan, usia 63 tahun, penduduk Kelurahan Cilinaya, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Pasien nomor 1235, inisial Ny. SH, perempuan, usia 42 tahun, penduduk Desa Tanjung, Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur.

Pasien nomor 1239, inisial Ny. RR, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Aik Dewa, Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 1240, inisial Tn. ZZ, laki-laki, usia 31 tahun, penduduk Desa Gerung Selatan, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat.

“Hari ini juga terdapat penambahan satu kasus kematian baru, yaitu pasien nomor 1422, inisial Ny. M, perempuan, usia 47 tahun, penduduk Desa Mekar Sari, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat. Pasien memiliki penyakit komorbid,” kata Sekda NTB ini.

Disebutkan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 2.093 orang dengan perincian 406 orang (19%) PDP masih dalam pengawasan, 1.687 orang (81%) PDP selesai pengawasan/sembuh. Untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya 6.798 orang, terdiri dari 270 orang (4%) masih dalam pemantauan dan 6.528 orang (96%) selesai pemantauan.

Jumlah Orang Tanpa Gejala (OTG) yaitu orang yang kontak dengan pasien positif Covid-19 namun tanpa gejala sebanyak 11.615 orang, terdiri dari 1.178 orang (10%) masih dalam pemantauan dan 10.437 orang (90%) selesai pemantauan.

Sedangkan Pelaku Perjalanan Tanpa Gejala (PPTG) yaitu orang yang pernah melakukan perjalanan dari daerah terjangkit Covid-19 sebanyak 66.920 orang, yang masih menjalani karantina sebanyak 1.696 orang (3%), dan yang selesai menjalani masa karantina 14 hari sebanyak 65.224 orang (97%). (nas)