Positif Covid-19 di NTB Jadi 25 Kasus

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo (kanan) bersama Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto. (ant/bali post)

Mataram (Suara NTB) – Jumlah positif Covid-19 di NTB terus bertambah. Dua hari terakhir, penambahan signifikan, bahkan hingga Jumat, 10 April 2020 sore, jumlahnya tembus hingga 25 kasus.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Wibowo menjelaskan, untuk Provinsi NTB per 9 April lalu ada 16 kasus positif. Hanya beberapa jam kemudian, bertambah lima kasus, sehingga akumulasi menjadi 21 kasus.

Iklan

Terbaru, sesuai informasi tim gugus Covid-19 Jumat sore, 10 April 2020, terkonfirmasi penambahan empat kasus. Sehingga jumlahnya menjadi 25 kasus.

“Per Jumat sore kemarin terdapat penambahan, sesuai laporan dari tim gugus tugas Covid-19 pusat, ada penambahan. Sehingga total yang terkonfirmasi 25 kasus,” ujarnya.

Penambahan ini memperbanyak data kumulatif nasional. Dimana, penyebaran infeksi Covid-19 menjalar ke 34 Provinsi termasuk NTB. “Sehingga total positif Covid-19 jadi 3.512 kasus,” sebutnya.

Sementara itu ada penambahan pasien sembuh hingga total menjadi 282 orang, dua diantaranya dari NTB. Terkonfirmasi juga sebanyak 306 orang meninggal dunia akibat Covid-19, namun dalam data kumulatif yang disajikan pemerintah, belum tercatat kasus meninggal dunia di NTB.

“Ada penambahan kasus positif sebanyak 219 kasus baru sehingga total 3.512 kasus, sementara yang sembuh bertambah 30 pasien dan angka kematian naik 26 kasus,” sebut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid -19, Graha BNBP Jakarta, Jumat, 10 April 2020.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD NTB H. Ahsanul Khalik dikonfirmasi terpisah, menjelaskan, salah satu faktor penambahan informasi positif Covid-19, karena pemeriksaan lebih cepat. Test swab sudah bisa dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi NTB, sehingga hasilnya lebih cepat diketahui. (ars)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here