Polsek Sekotong dan Relawan Desa Perketat Pengawasan Lokasi Wisata

Aparat Polri dan TNI dan pihak kecamatan Sekotong dibantu relawan mengamankan lokasi wisata. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Objek wisata di wilayah Kecamatan Sekotong mulai dilirik oleh masyarakat. Namun pengunjung harus menerima kenyataan diputar balik oleh aparat yang berjaga-jaga di lokasi wisata.

Kapolsek Sekotong Iptu I Kadek Sumerta, S.H., mengatakan dengan sinergi tiga pilar di masing-masing desa, berperan aktif malakukan langkah pencegahan. Bahkan para relawan desa turut ambil bagian, Sabtu, 15 Mei 2021.“Mengawal kebijakan pemerintah, aparatur desa yang ada di Sekotong bahkan menurunkan relawan untuk membantu mengedukasi masyarakat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19,” ungkapnya
Keterlibatan tiga pilar terdiri dari unsur TNI, Polri dan Pemerintah Desa, diharapkan semakin efektif dalam upaya pencegahan khususnya di Kecamatan Sekotong.“Peran Relawan pada masing-masing desa, terutama yang memiliki objek wisata tentunya sangat diapresiasi, dan ini menunjukkan komitmen Sekotong dalam melakukan upaya pencegahan,” pungkasnya.

Iklan

Sampai saat ini, wilayah Kecamatan Sekotong Lombok Barat masih memberlakukan penyekatan total lokasi wisata.“Ini didukung oleh sikap para pengelola tempat wisata dalam mematuhi Surat Edaran Bupati Lombok Barat No. 800/ 165/BPBD-LB/V/2021,” jelasnya.

Menurutnya, kegiatan penyekatan dinilai efektif untuk membatasi pengunjung yang ingin berekreasi ke objek wisata yang ada di wilayah kecamatan Sekotong.“Pengamanan dan penyekatan yang dibantu oleh relawan aparatur desa dipusatkan pada sembilan titik pintu masuk objek-objek wisata,” katanya.

Adapaun sembilan titik yang menjadi sasaran pengamanan dan penyekatan antara lain wisata mangrove Madak Cendimanik, Mangrove Sekotong Tengah depan Depo LPG Sekotong, Pantai Kemos, Pertigaan Sundacer, Pantai Elak-Elak, Teluk Mekaki dan sekitarnya, Pantai Nambung, dan Pantai Menyongar Sekotong 2.

Penyekatan total kawasan wisata di Kecamatan Sekotong terpantau aman kondusif. Setiap pengunjung dari luar Sekotong diputar balik dan tidak diperbolehkan masuk kawasan wisata Sekotong.“Pengamanan dan penyekatan masih terpantau landai, dibantu oleh relawan dalam memberikan pengertian dan edukasi, kepada masyarakat terutama yang belum mengetahui tentang SE Bupati Lobar,” tandasnya. (her)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional