Polresta Mataram Sita 90 Motor Balap Liar

Barang bukti 90 sepeda motor terlibat balapan liar di Jalan Tohpati, Cakranegara, Mataram diamankan di Mapolresta Mataram.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Aksi balap liar di Jalan Baru Tohpati, Cakranegara, Mataram bubar berkat Satlantas Polresta Mataram. Balapan di jalan umum ini diduga dijadikan ajang judi dan motor bodong. Tak tangung-tanggun, 90 sepeda motor disita di hari kedua pelaksanaan Operasi Lilin Gatarin 2020 ini. “Kegiatan seperti ini meresahkan masyarakat dan mengancam keselamatan jiwa,” tegas Kasatlantas Polresta Mataram AKP Imam Maladi, Rabu, 23 Desember 2020 didampingi Kabagops Polresta Mataram Kompol Taufik.

Balap ini terpantau dimulai setiap sore hari. Kebut-kebutan ini bahkan berlanjut sampai tengah petang. “Kami periksa, kendaraannya tidak punya surat-surat sah, mereka tidak bisa menunjukkan saat diperiksa di lokasi. Ada juga yang motornya pretelan,” jelasnya. Imam menyebutkan, sepeda motor yang disita ini tidak hanya yang ikut balapan. Tetapi, sepeda motor penonton juga turut diangkut.

“Penonton ini kan ikut serta juga. ada indikasi juga mereka berjudi. Tapi begitu kita datang, mereka mengurungkan niatnya berjudi,” imbuh Imam. Untuk tindak lanjut dari penyitaan puluhan kendaraan dalam aksi balap liar di wilayah Cakranegara, Kota Mataram, pada Selasa, 22 Desember 2020, kondisi fisik dan dokumen kendaraan diteliti. Apakah terindikasi motor bodong atau dipakai kriminal. “Yang tidak ada surat-surat ini sudah kita tilang. Yang diduga motor curian, kita cek nomor mesin dan nomor rangkanya. Apakah ada kendaraan curian, atau kendaraan terkait dengan tindak pidana,” tegas Imam.

Taufik mengatakan, kegiatan balap liar ini diduga digerakkan bandar judi. Selain hanya sekedar adu cepat di jalan umum yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan lainnya. “Ini antar kabupaten. Apakah mereka digerakkan bandar atau bagaimana. Kalau berulang kita tindak pidananya,” ujarnya. (why)