Polresta Mataram Musnahkan Sabu, Ganja dan Miras

Kasatresnarkoba Polresta Mataram Made Yogi Purusa Utama bersama perwakilan Kejari Mataram dan Pengadilan Negeri Mataram memusnahkan barang bukti narkoba hasil pengungkapan 33 kasus sepanjang triwulan awal 2021, Kamis, 22 April 2021.(Suara NTB/Polresta Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Polresta Mataram memusnahkan barang bukti kasus narkoba dan jual beli minuman keras, Kamis, 22 April 2021. Diantaranya hasil pengungkapan kasus rentang Januari sampai pertengahan April. Juga hasil Operasi Pekat yang digelar sebelum mulainya bulan Ramadan.

Kasatresnarkoba Polresta Mataram AKP Made Yogi Purusa Utama mengatakan, barang bukti yang paling banyak dimusnahkan adalah minuman keras, disusul ganja, kemudian sabu. “Sebagian kita sisihkan juga untuk pembuktian di persidangan,” ucapnya. Rincian barang bukti yang dimusnahkan antara lain dari pengungkapan sebanyak 33 kasus. Diantaranya, ganja seberat 1,43 Kg; sabu seberat 1,92 Gram; 258 botol miras tradisional jenis brem, 4.152 botol miras tradisional jenis tuak, dan 269 botol bir berbagai merek atau totalnya setara 5.413 liter.

Iklan

Made Yogi mengatakan, sejumlah barang bukti yang dimusnahkan ini kasusnya sudah mendekati selesai penyidikannya. Tersangkanya akan dilimpahkan ke jaksa penuntut umum untuk diajukan ke pengadilan. Pemusnahan barang bukti ganja dengan cara dibakar di dalam tong khusus. Kasus ganja ini menyeret bekas petugas keamanan sekolah Anto alias AP. Anto ditangkap pada awal April lalu di Kebon Sari, Ampenan, Mataram.

Kemudian barang bukti sabu dimusnahkan dengan mencampurkan cairan pembersih lantai dengan sabu di dalam blender. Campuran dari mesin blender lalu dibuang ke dalam bak tampungan. Bak tampungan ini yang kemudian menjadi tempat dibuangnya barang bukti miras. Cairan lalu disedot dengan mobil tanki air untuk dibuang ke tempat khusus. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional