Polres Lotim Ungkap 52 Kasus 3C Selama Dua Pekan

Kapolres Lotim, AKBP. Tunggu Sinatrio.,SIK,MH didampingi Kasat Reskrim, Sekda Lotim dan tokoh agama memberikan sekapur sirih terhadap para tersangka tindak pidana 3C, Senin, 22 Maret 2021.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Jajaran Polres Lombok Timur (Lotim) berhasil mengungkap sebanyak 53 kasus Curas, Curat, dan Curanmor (3C) dalam kurun waktu dua pekan. Pengungkapan ini di seluruh wilayah Kabupaten Lotim dalam Operasi Jaran Gatarin yang dilaksanakan dari tanggal 1 sampai 14 Maret 2021.

 “Dalam pengungkapan ini, dua orang dijadikan target operasi (TO) dan 50 non TO,”terang Kapolres Lotim, AKBP. Tunggul Sinatrio.,SIK,MH, didampingi Kasat Reskrim, Danil P. Simangunsong dan Sekda Lotim, Drs. H. M. Juaini Taofik.,MAP bertempat di Mapolres Lotim, Senin, 22 Maret 2021.

Iklan

Dari pengungkapan ini, kata Kapolres, pihaknya dapat menyelesaikan 31 laporan polisi atas kejadian 3C yang dilaporkan oleh masyarakat. Adapun jumlah pelaku yang diamankan sebanyak 49 tersangka, dan 6 orang masih di bawah umur. “Dari 49 pelaku ini, 14 orang tersangka kami lakukan penahanan dan 35 tersangka kami lakukan upaya restoratif justice. Ini sesuai program prioritas Kapolri,”ungkapnya.

Untuk tindak pidana yang dilakukan restoratif justice di antaranya residivis atau pengulangan tindak pidana, nilai kerugian yang kecil dan terdapat kesepakatan antara kedua belah pihak. Sementara para pelaku yang diamankan masih melakukan aksinya di dalam daerah termasuk penjualan batang hasil curiannya.

Sementara barang bukti hasil curian yang berhasil diamankan, antara lain, 10 unit sepeda motor yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya, 8 buah handphone hasil curian, 2 buah tong gas. 3 kilogram, 1 buah senjata tajam, uang tunai sebesar, Rp1 juta lebih serta beberapa barang bukti lainnya. “Saat ini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan di Mapolres Lotim untuk proses hukum dan pengembangan lebih lanjut,”jelasnya.

Dalam kegiatan konferensi pers ini, Kapolres Lotim juga didampingi para tuan guru selaku tokoh agama sekaligus peresmian zona integritas menuju WBK dan WBBM di Kabupaten Lotim. Bersama para tuan guru, Kapolres mengajak para tersangka untuk tidak mengulangi perbuatannya dan memintanya untuk mencari nafkah dengan cara-cara yang baik dan halal tanpa harus melawan hukum. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional