Polres Lotim Pantau Penerapan PPKM dan Vaksinasi

Polres Lombok Timur (Lotim) melakukan pemantauan dalam penerapan PPKM mikro dan vaksinasi di daerah ini di Pelabuhan Kayangan, Kamis, 8 Juli 2021.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Polres Lombok Timur (Lotim) melakukan pemantauan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dan vaksinasi di daerah ini. Kegiatan yang dipimpin Kapolres Lotim, AKBP Tunggul Sinatrio, Kamis, 8 Juli 2021 untuk memastikan penerapan PPKM mikro dan vaksinasi berjalan lancar.

“Kegiatan pengecekan ini untuk memastikan penerapan PPKKM mikro di Kabupaten Lotim. Ini kita lakukan sesuai arahan pemerintah pusat maupun Kapolri,” terangnya. Sejumlah titik yang ditinjau yaitu, Samsat Drive Thru di Selong, vaksinasi di Pendopo Bupati Lotim dan pos check point posko imbangan Polres Lotim di Pelabuhan Kayangan. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan serta dilakukan swab antigen. Apabila ada masyarakat yang mengalami gejala, maka diarahkan langsung untuk isolasi mandiri.

Iklan

“Dari 65 masyarakat yang ditracking secara acak, ada satu yang reaktif dan dikembalikan lagi ke daerah asalnya,” jelas Kapolres didampingi, Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Rita Yuliana.

Disebutkannya, dalam PPKM di Kabupaten Lotim dilakukan secara lengkap dengan 2.246 pos PPKM di Kabupaten Lotim dengan pola penanganan nyata di tengah-tengah masyarakat. Bahakan dilakukan penyediaan kopi dan masker sebagai bentuk kepedulian simpati kepada masyarakat. “Kepada masyarakat yang sudah vaksin supaya tetap taat terhadap prokes,” pesannya.

Ditambahkan Kasat Lantas Polres Lotim, AKP Rita Yuliana, bahwa dalam peninjauan pos check point tersebut, Satlantas Polres Lotim turut serta ambil bagian untuk mengimbau masyarakat agar taat pada protokol kesehatan. Ia juga mengingatkan supaya masyarakat menerapkan dobel masker sebagai langkah awal pencegahan penularan Covid-19 sebagaimana instruksi dari Kapolri dan presiden.

Adapun dalam pemberian kopi gratis terhadap pengendara sebagai bentuk penghargaan bagi yang menerapkan protokol kesehatan. Penyajian kopi, kata dia, sebuah cara masyarakat Lombok untuk menghargai orang kain.

General Manager (GM) PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan, Capt. Lutfi Pratama, M. Mar, mengatakan vaksinasi dilakukan setiap hari secara random bekerjasama dengan Polres Lotim, Dikes dan KKP. PPKM yang diterapkan di Pelabuhan Kayangan  mengikuti aturan pemerintah pusat sampai tanggal 20 Juli 2021.

“Kita tetap mematuhi aturan pemerintah dengan operasional di Pelabuhan Kayangan tetap normal. Untuk arus penyeberangan masyarakat rata rata sekitar 500 transaksi setiap hari,”pungkasnya. (yon)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional