Polres Loteng Tangkap Terduga Kurir dan Pengedar Narkoba

Polisi amankan terduga pengedar dan kurir narkoba di Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat, Kamis, 17 Desember 2020. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Selama dua hari terakhir sejak Rabu, 16 Desember 2020 hingga Kamis, 17 Desember 2020, jajaran Satresnarkoba Polres Lombok Tengah (Loteng) berhasil panen pelaku peredaran narkoba. Polres Loteng menangkap total enam terduga pelaku peredaran narkoba, dalam dua kali operasi. Lima orang di antaranya bertindak sebagai kurir dan satu orang lainya sebagai pengedar.

 “Terakhir, Kamis kemarin kita menangkap dua orang yang diduga sebagai kurir. Dengan barang bukti sebanyak 25,14 gram narkoba golongan I jenis sabu-sabu,” sebut Kasat Reskrim Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, SIK, Jumat, 18 Desember 2020.

Mereka yang ditangkap adalah ME (25) warga Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat serta dan K (25) asal Desa Pengembur Kecamatan Pujut. Penangkapan bermula dari informasi warga kalau adanya aktivitas jual-beli narkoba di depan salah satu ruko di Desa Pengembur.

Mendapat informasi berharga tersebut, polisi kemudian melakukan pengintaian. Benar saja di depan toko tersebut tampak dua orang warga tengah duduk santai. Setelah memastikan kondisi memungkinkan, tim Cobra Satresnarkoba kemudian menghampiri kedua warga tersebut.

Saat didatangani aparat, kedua warga tersebut tampak gugup. Tidak mau berlama-lama, polisi lantas memeriksa kedua warga tersebut disaksikan oleh pemilik toko. Saat itulah, dari tubuh pelaku polisi menemukan paket narkoba jenis sabu-sabu siap edar seberat 25,14 gram.

Kedua pelaku tak bisa berkutik setalah upayanya menyembunyikan barang bukti narkoba terungkap oleh polisi. Kepada polisi kedua pelaku mengaku hanya disuruh untuk mengantarkan barang tersebut salah satu warga. “Pelaku hanya diminta mengatar. Bukan untuk mengedarkan,” sebut Hizkia.

Selain menyita barang bukti sabu, polisi juga menyita satu unit handpone. Kedua pelaku dijerat pasal 114 ayat 2 dan 112 ayat 2 KUHP, dengan ancaman kurungan minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun.

Sehari sebelumnya, Rabu, 16 Desember 2020 sekitar pukul 18.00 wita, Tim Cobra Sat Resnarkoba Polres berhasil menangkap empat orang yang diduga sebagai penyedar narkoba. Masing-masing S (35 ) warga Desa Penujak Kecamatan Praya Barat dan GK (20), LR (21) dan inisial C (30) asal Desa Rambitan Kecamatan Pujut. “Dari empat pelaku ini satu pengedar dan tiga kurir,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi total mengamankan 4,73 gram narkoba jenis sabu-sabu. Pertama-pertama polisi menangkap S saat melintas di jalan raya Desa Tanak Awu-Desa Pengembur, setelah mendapat informasi warga. Dari keterangan S, polisi menangkap tiga pelaku lainnya di rumahnya masing-masing.

“Semua pelaku saat ini sudah diamankan di Mapolres Loteng untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut,” tandas Hizkian. (kir)