Polres Loteng Siagakan Personel di Titik Rawan Bencana

0
Seorang warga Desa Landah berjalan menerobos banjir yang melanda desanya, Kamis, 2 Desember 2021. Polres Loteng telah menyiagakan personel di daerah-daerah yang dianggap rawan terjadi bencana alam, khususnya banjir. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Sejumlah wilayah yang selama ini menjadi titik rawan terjadinya bencana alam mendapat perhatian khusus jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng). Personel pun telah disiagakan, guna membantu warga yang terkena dampak bencana. Sekaligus memastikan keamanan warga tetap terjamin. Demikian ditegaskan Kapolres Loteng, AKBP Hery Indra Cahayono, SIK., Jumat, 3 November 2021.

Ditegaskannya, yang menjadi fokus perhatian pihaknya adalah kawasan yang rawan diterjang banjir. Mengingat, saat ini cuaca ekstrem yang ditandainya dengan tingginya intensitas hujan masih berlangsung.

IKLAN

Selain personel lanjutnya, pihaknya juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang. Mulai dari transportasi, alat evakuasi dan fasilitas pendukung lainnya. Hal ini untuk memastikan warga yang terdampak bencana, khususnya banjir bisa tertangani dengan baik.

Dalam hal ini, pihaknya tentu tidak sendiri. Sinergi dengan berbagai elemen terjadi tetap dilakukan, baik itu dengan TNI maupun aparat pemerintah seperti Satpol PP, BPBD serta tim SAR. Termasuk dengan elemen masyarakat lainya. Karena untuk menghadapi dampak bencana, tentu tidak bisa hanya ditangani satu pihaknya saja. Tapi harus bersama dengan semua pihak.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak menggunduli kawasan hutan serta tidak membuang sampah sembarangan ke sungai. Terlebih saat ini memasuki musim hujan. Langkah itu sebagai salah satu upaya mencegah terjadinya bencana alam.

Sementara itu, pada Kamis, 2 Desember 2021, puluhan rumah di Desa Landah Kecamatan Praya Timur, terendam air. Pasca hujan lebat yang mengguyur wilayah sekitar. Banjir disebabkan meluapnya air sungai setempat, karena badan sungai tidak bisa menampung besarnya debit air.

“Karena badan sungai tidak bisa menampung debit air yang datang, akibatnya air pun meluap dan menggenangi rumah-rumah warga,” sebut Kapolsek Praya Timur, Iptu Sayum.

Berutung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Oleh aparat warga yang terkena dampak langsung diungsikan sementara waktu ke tempat yang lebih tinggi. Walaupun ada juga yang memilih bertahan di rumahnya masing-masing.

“Kita aparat kepolisian sejauh ini tetap bersiaga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan serta jika nanti ada luapan susulan. Terkait keamanan warga terdampak, sejauh ini masih kondusif,” tegas Sayum. (kir)