Polres Loteng Selidiki Dugaan Pembunuhan Siswi SMP

Praya (Suara NTB) – Jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng) saat ini tengah menyelidikan dugaan pembunuhan terhadap salah seorang siswi SMP, Huswatul Hasanah asal Dusun Patre Desa Mangkung Kecamatan Praya Barat. Remaja 14 tahun ini, sebelumnya ditemukan warga sudah dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar Bendungan Jangkih Jawe, Sabtu, 10 September 2016 lalu. Kasus itupun didalami aparat kepolisian, lantaran penyebab kematian korban diduga tidak wajar.

“Sejumlah saksi sudah kita minta keterangan. Kasusnya pun terus kita dalami,” ungkap Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya, SIK, Selasa, 13 September 2016.

Iklan

Hanya saja, pihaknya belum bisa memberi penjelasan lebih dalam terkait proses penyelidikan kasus ini, khawatirnya bisa mengganggu jalannya proses penyelidikan. Pihaknya curiga kalau korban tewas dengan cara tidak wajar. Mengingat, saat ditemukan korban dalam kondisi tanpa busana. Padahal informasinya, korban sebelumnya pergi ke sekolah dengan berseragam lengkap. Dari tubuh korban ditemukan sejumlah luka memar, seperti di bagian pipi kanan, dahi serta pada bahu kiri dan kanan korban. “Yang jelas, semaksimal mungkin kasusnya akan kita ungkap,” tegasnya.

Sebelumnya, pada hari Jumat, 9 September 2016, korban diketahui pergi ke sekolah seperti biasa. Namun setelah itu, korban ternyata tidak pulang ke rumahnya. Pihak keluarga korban sempat melakukan pencarian terhadap korban. Namun sayang, usaha pencarian tidak membuahkan hasil. Korban tak kunjung ditemukan.

Baru pada Sabtu pagi sekitar pukul 06.30 Wita, korban akhirnya ditemukan di sekitar kawasan Bendungan Jangkih Jawe secara tidak sengaja oleh Amaq Jun, warga setempat. Saat itu, Amaq Jun hendak pergi ke sawah. Tapi di tengah perjalanan, ia melihat sesosok tubuh mengapung di sekitar bendungan.

Saat ditemukan, tubuh korban dalam posisi tengkurap, tanpa busana dan sudah tidak bernyawa lagi. Amaq Jun lantas memberitahukan pihak keluarga korban. Dan, dengan cepat kabar ditemukannya menyebar kepada warga sekitar. Tidak lama kemudian, aparat kepolisian datang ke lokasi kejadian. Setelah memperoleh laporan warga. Tubuh korban kemudian dievakuasi oleh aparat kepolisian dibantu warga. (kir)