Polres Loteng Rekonstruksi Pembunuhan Siswi SMP

Praya (Suara NTB) – Penyidik Polres Lombok Tengah (Loteng) Rabu, 21 September 2016 menggelar rekonstruksi kasus dugaan pembunuhan Uswatul Hasanah, siswi SMP asal Desa Mangkung yang ditemukan tewas di kawasan Bendungan Jangkih Jawe. Rekontruksi digelar langsung di lokasi kejadian dihadiri para saksi. Sementara tersangka tidak dihadirkan.

Kasat Reskrim Polres Loteng, AKP Arjuna Wijaya, SIK, kepada Suara NTB, menjelaskan, rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas penyidikan kasus. Karena setelah rekontruksi selesai, berkas penyidikan kasus akan langsung dikirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya untuk diteliti kelengkapannya.

Iklan

“Rencananya berkas penyidikan akan kita limpahkan ke jaksa, Kamis besok (hari ini,red). Setelah hasil rekonstruksi diperoleh,” jelasnya.

Rekonstruksi digelar tanpa kehadiran tersangka. Pasalnya, sampai saat ini tersangka sendiri masih menyangkal perbuatannya, sehingga yang dibawa hanya para saksi kejadian. “Kita rekonstruksi berdasar keterangan para saksi saja. Kalau tersangka tidak dibawa, karena masih membantah perbuatannya,” ujar Arjuna.

Ia menjelaskan, pelaksanaan rekonstruksi diupayakan sesuai dengan kronologis kejadian, sehingga waktu pelaksanaan juga disesuaikan dengan waktu kejadian. Diawali saat korban bersama para saksi mendatangi kawasan Bendungan Jangkih Jawe sekitar pukul 16.30 Wita sampai berakhir sekitar pukul 17.30 wita.“Jumlah agenda yang diperagakan cukup banyak, di atas 10 adegan,” tandasnya. (kir)