Polres Loteng Musnahkan 3,6 Ton Miras

MUSNAHKAN - Kapolres Loteng Budi Santosa bersama jajaran Forkompinda Loteng melakukan pemusnahan miras sitaan di halaman Mapolres Loteng, Jumat, 21 Desember 2018. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Sebanyak sekitar 3.600 liter atau 3,6 ton lebih minuman keras (miras), dimusnahkan jajaran Polres Lombok Tengah (Loteng). Miras-miras tersebut merupakan hasil operasi seluruh polsek dan Satresnarkoba Polres Loteng, selama sebulan terakhir. Pemusnahan dipimpin Kapolres Loteng, AKBP Budi Santosa, SIK.M.H., bersama jajaran Forkompinda Loteng, di halaman Mapolres Loteng, Jumat, 21 Desember 2018.

Operasi miras digelar dalam rangka cipta kondisi sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan harapan bisa menekan dan mengantisipasi munculnya gangguan keamanan yang dipicu oleh peredaran miras di daerah ini. “Kita ingin perayaan Nataru tahun ini berjalan aman dan nyaman. Sehingga potensi-potensi yang bisa mengganggu keamanan, terutama miras harus kita tekan peredarannya,” jelasnya.

Iklan

Ia merincikan total miras yang dimusnahkan, yakni 146 bir bintang dan ratusan botol miras modern berbagai merk ditambah 3.600 liter miras tradisional jenis brem dan tuak. Miras-miras tersebut disita untuk kemudian dimusnahkan, karena diperjualanbelikan secara ilegal.

Menurutnya, banyak kasus-kasus kejahatan yang terjadi diwilayah hukum Polres Loteng disebabkan miras, sehingga salah satu upaya untuk menekan kasus kejahatan ialah dengan menekan peredaran miras itu sendiri.

Ke depan, pihaknya berkomitmen untuk terus mengintensifkan pengawasan terhadap peredaran miras di daerah ini. Operasi-operasi yang ditingkatkan dengan fokus sasaran miras juga akan diperbanyak, sehingga peredaran miras bisa terus ditekan. (kir)