Polres Loteng Amankan Sebelas Motor Curian

Mataram (suarantb.com) – Setelah Polres Lombok Timur berhasil mengamankan tujuh motor hasil curian, kini giliran Polres Lombok Tengah (Loteng) berhasil mengungkap terduga penadah kendaraan bermotor hasil curian, serta mengamankan sebelas sepeda motor diduga hasil curian.

Bertempat di Dusun Kubur Basong, Desa Bilalando, Kecamatan Praya Timur, Loteng, Tim Buser Satreskrim Polres Loteng yang dipimpin Ipda Ivan Roland, berhasil menangkap seorang pelaku berinisial TA alias Amaq DN (33), Senin, 17 Oktober 2016.

Iklan

Menurut Kasubag Humas Polres Loteng, AKP I Made Suparta, penangkapan dilakukan sekitar pukul 04.45 Wita. Pelaku ditangkap karena telah menyimpan sebelas motor hasil curian di rumahnya.

“Pelaku ditangkap di rumah seorang warga berinisial SH alias CG (25), merupakan mahasiswa di salah satu perguruan tinggi yang ada di Pulau Lombok. Setelah dikembangkan, ditemukan sebelas kendaraan bermotor diduga hasil curian di rumah pelaku,” ujar Suparta saat dihubungi suarantb.com. Berikut identitas kendaraan yang berhasil diamankan Polres Loteng.

1. Satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU: nomor mesin (nosin) G420-id993447
2. Satu unit sepeda motor Kawasaki: nosin Lx150cepp2772
3. Satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU hitam: nosin g420-id607968
4. Satu unit sepeda motor Honda Vario biru: nosin jf81e1791215
5. Satu unit sepeda motor Yamaha Vixion: nosin 3c1-1229733
6. Satu unit sepeda motor Yamaha Vixion: nosin 3c1-770195
7. Satu unit sepeda motor Yamaha Vixion putih: nosin 3c1-1231294
8. Satu unit sepeda motor Honda Vario biru-putih: nomor rangka (noka) MH1JF8110DK797220
9. Satu unit sepeda motor Honda Vario noka: MH1JFK115EK010731
10. Satu unit sepeda motor Honda Revo: noka MH1JBC11X9K061777
11. Satu unit sepeda motor Honda Supra: noka HPT70120910.

Tidak hanya itu, di tangan pelaku juga disita satu poket narkoba jenis sabu, satu buah bong, delapan buah pipet plastik, satu bungkus platik klip transparan, 12 klip sisa poketan narkoba diduga jenis sabu, tiga lembar STNK sepeda motor, tiga lembar notis pajak, dua bilah parang, satu bungkus rokok, dan dua buah korek api.

Pelaku saat ini telah diamankan di Satreskrim Polres Loteng untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut. Untuk sementara, pelaku diancam pasal 480 KUHP tentang penadah barang curian, dengan ancaman pidana paling lama empat tahun. (szr)