Polres KSB Turunkan Tim Pantau Penyebar ‘’Hoax’’

Taliwang (Suara NTB) – Polres Sumbawa Barat akan menurunkan tim operasi guna melakukan pemantauan terhadap oknum penyebur berita bohong (hoax) terutama di media sosial (Medsos). Hal tersebut diatensikan Polres setempat guna meminimalisir beredarnya isu-isu yang nantinya membuat masyarakat resah dan gangguan Kamtibmas akan terganggu.

Kapolres Sumbawa Barat, AKBP Andy Hermawan, S.IK kepada Suara NTB, Rabu (22/3/2017) menyebutkan, tim ini nantinya akan bertugas melakukan pemantauan terhadap para pengguna medsos yang diindikasi menyebarkan berita bohong (hoax). Terutama para pengguna medsos yang berdomisili di Sumbawa Barat.

Iklan

Apalagi saat ini isu penculikan anak sudah semakin meresahkan masyarakat setempat. Sehingga dikhawatirkan orang-orang yang nantinya tidak bersalah bisa menjadi korban, karena terpancing dengan isu yang beredar tersebut.

“Saya sudah intruksikan kepada fungsi Reskrim dan Intelejen untuk melakukan monitor terhadap para oknum penyebar berita bohong tersebut,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, selain menurunkan tim, pihaknya juga sudah membuat imbauan resmi terkait dengan isu yang berkembang saat ini (isu penculikan anak). Didalam himbauan tersebut, Kapolres mengatakan, berita kejadian penculikan anak yang beredar di media sosial bukan dari pihaknya.

Selain itu, terkait dengan berita yang meresahkan tersebut, sampai dengan saat ini situasi kondisi keamanan di wilayah Sumbawa Barat masih aman terkendali dan kondusif belum ada kejadian penculikan seperti yang sebarkan di medsos.

“Imbauan ini kita berikan sebagai salah satu bentuk atensi kita untuk tidak percaya dengan berita-berita yang beredar selama ini,” sebutnya. Himbauan ini juga nantinya akan diberikan kepada para Babinkamtibmas untuk bisa disosialisasikan kepada masyarakat.

Dia mengharapkan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap isu-isu yang beredar di masyarakat saat ini. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here