Polres Kawasan Mandalika Segera Beroperasi

Mohammad Iqbal. (Suara NTB/Polda NTB)

Mataram (Suara NTB) – Polres Mandalika ditarget mulai beroperasi tahun depan. Sekurangnya setelah MotoGP Mandalika digelar. Kajian pembentuan kesatuan pengamanan khusus kawasan pariwisata ini sedang digarap Mabes Polri.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, naskah akademik pembentukan Polres ini sudah tuntas. Begitu juga dengan pemantauan lapangan Srena Polri. “Mabes Polri segera merealisasikan pembentukan Polres kawasan yang khusus menangani Mandalika ini,” ucapnya, Kamis, 2 Desember 2021.

Iklan

Iqbal menjelaskan, dirinya sudah intens berkomunikasi dengan Mabes Polri. Meski demikian, kepastian operasional Polres kawasan ini belum ditentukan. Hal paling awal dimulai dengan pembentukan Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) di bawah Polres Lombok Tengah.

“Belum tahu kapannya. Karena ini juga terkait dengan anggaran, SDM yang akan bertambah,” kata jenderal bintang dua ini. Tetapi, keberadaan Polres Mandalika ini sebuah keniscayaan.

Tahapan awal pembentukannya sudah dilalui. Termasuk penggodokan di tingkat Komisi III DPR RI. Wakil rakyat di Senayan sudah mendukung dan menyetujui pembentukannya. Proses sisanya hanya tinggal soal alur dan mekanisme.

“Ya karena ini kan lingkungan strategisnya Polda NTB akan semakin besar tantangannya. Oleh karena itu masih dipastikan dulu manpowernya, anggarannya, sarana dan prasarannya,” kata Iqbal.

Polres Mandalika memiliki kepentingan pengamanan wilayah Detinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Mandalika secara jangka panjang. Walaupun, kegiatan akbar balapan MotoGP Mandalika 2022 sudah semakin dekat menjelang.

Pengamanan kegiatan skala dunia ini menurutnya tidak cukup hanya dengan menggelar operasi khusus kewilayahan seperti Operasi Mandalika Rinjani 2021. Operasi dengan tujuan pengamanan World Superbike (WSBK) Mandalika. Perlu didukung satuan khusus yang terfokus dengan fungsi lengkap.

“Bisa jadi sebelum, bisa jadi setelah MotoGP. Tapi pada intinya Polres ini akan sesegera mungkin menjalankan kegiatannya. Karena MotoGP ini kan sampai 10 tahun lagi akan terus di Mandalika,” tutup mantan Kadiv Humas Polri ini. (why)

Advertisement