Polres Dompu Amankan 1.420 Batang Kayu Diduga Ilegal

Dompu (Suara NTB) – Polres Dompu berhasil mengamankan 1.420 batang kayu yang diduga hasil pembalakan liar kawasan hutan Dompu. Kayu tersebut diamankan dari salah satu unit truk di Desa Jati Baru, Kecamatan Manggelewa, Senin, 26 September 2016 pukul 21.00 Wita.

Pengamanan terhadap kayu yang diduga hasil pembalakan liar itu, bermula saat tim gabungan Polres Dompu dan Kawasan Penguasaan Hutan (KPH) melakukan pemeriksaan truk pengangkut barang dengan tujuan Bada, Dompu. Hasil pemeriksaan diketahui truk itu bermuatan kayu dengan hanya mengantongi nota angkut salah satu perusahaan.

Iklan

“Dilakukan pengecekan oleh gabungan Polres Dompu dan pegawai KPH kemudian diamankan karena hanya dilengkapi dengan surat Nota Angkutan saja,” kata Kapolres Dompu, AKBP Jon Wesly Aryanto, SIK yang ditemui Suara NTB  di ruang kerjanya, Kamis, 29 September 2016.

Jon Wesly mengungkapkan, untuk memastikan apakah kayu yang diamankan tersebut hasil pembalakan liar, pihaknya telah meminta tim ahli dari Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP) Denpasar untuk melakukan pemeriksaan. Sementara barang buti dan sopir truk kini diamankan di Mapolres Dompu. “Dari nota angkutannya sih kayu ini di bawa dari UD. B yang akan di bawa ke Bima,” ujarnya.

Ia menyebutkan, Barang Bukti (BB) yang sudah diamankan saat ini berupa, satu unit truk dengan Nopol EA 8356 XZ, Kayu 1.420 batang dengan volume 14,159 M3, Surat berupa Nota Angkutan dengan Nomor : 048 / BST / IX / 2016, Tanggal 26 September 2016. “Barang bukti sudah di sini (Polres) juga dengan sopirnya,” jelasnya.

Sementara itu kata jon Wesley, berdasarkan dokumen yang telah diamankan tersebut diketahui, kayu itu dibawa dari UD. B, Labuan Kenanga, Kecamatan Tambora, milik AR dengan tujuan UD. PM, milik NY, Kelurahan Bada Dompu. “Kalau hasil penyelidikanya nanti terbukti perusahaan ini menyalahi aturan maka kami beri tindakan. Untuk saat ini kami masih menunggu tim ahli dari BP2HP Denpasar untuk melakukan lacak balak,” pungkasnya. (jun)