Polres Bima Musnahkan Miras dan Senpi

Bima (Suara NTB) – Polres Bima memusnahkan beberapa barang bukti (BB) kejahatan konvesional dan narkotika, minuman keras (miras), dengan kerugian negara ditaksir mencapai ratusan jutaan rupiah, di Mapolres setempat, Jumat, 26 Mei 2017.

BB yang dimusnahkan itu antara lain 5 pucuk senjata peluru kelereng, 1 senpi rakitan, 10 buah sajam, 20 biji knalpot racing, 22 biji ketapel, 131 anak panah. Kemudian 2.540 botol jenis bir dan 10 papan obat keras jenis tramadol.

Iklan

Senjata kelereng, senpi rakitan, sajam dan knalpot racing dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda. Sedangkan Miras dilindas menggunakan mobil alat berat. Sementara tramadol, anak panah dan ketapel dimusnahkan dengan cara dibakar.

Kapolres Bima, AKBP M. Eka Fathurahman, SH, S.IK mengatakan, BB yang dimusnahkan tersebut hanya secara simbolis sebagian kecil. Karena sebelumnya sudah dimusnahkan dan sebagian dijadikan alat bukti proses hukum.

“Seperti tramadol, sebelumnya kami sudah menyerahkan ke pengadilan sebanyak 500 papan,” ungkapnya.

Kata dia, tujuan dimusnahkan BB tersebut dalam rangka transparansi pihaknya kepada masyarakat, hasil operasi patuh dan gatarin selama 2017. Serta agar tidak disalahgunakan oleh oknum anggota.

Disamping itu, lanjutnya, giat pemusnahan tersebut dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1438 H. Untuk memberikan pesan kepada masyarakat agar menghindari penyakit masyarakat tersebut.

Jumlah BB yang dimusnahkan tahun ini lebih banyak ketimbang tahun sebelumnya. BB tersebut diduga menjadi pemicu konflik di wilayah hukum polres setempat. Karena konflik yang terjadi sudah tidak lagi menggunakan tangan kosong.

Dalam pemunasnahan itu dihadiri oleh Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, Wakil Bupati Bima, Drs, Dahlan M. Noer, M.Pd, Dandim 1608 Bima, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh masyarakat. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here