PKB Berharap Perseteruan Husni dengan PDI-P Segera Berakhir

Lalu Hadrian Irfani (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani berharap perseteruan antara Husni Djibril dengan PDI-P segera berakhir. Haarapan ini disampaikan Hadrian karena partainya sangat berkepentingan dengan kondusivitas politik di Sumbawa. Dimana PKB berencana membangun koalisi dengan PDI-P untuk mengusung kembali calon petahana, Husni Djibril pada Pilkada serentak 2020.

“Karena kalau polemik ini terus berlanjut, banyak pihak (lawan politik) yang gembira dengan kondisi yang sekarang, jadi saya berharap PDIP tetap solid. Kalau PDI-P pecah tidak baiklah, karena kalau melihat kondisi politik yang terjadi di Sumbawa, kansnya pak Husni masih bangus,” ujar Hadrian yang dikonfirmasi di sela-sela penyampaian visi-misi balon kepala daerah yang mendaftar di PKB, Sabtu, 11 Januari 2020.

“Kenapa kita berharap PDI-P tetap solid, karena kepentingan PKB hari ini masih mencari rekan koalisi paling pas. Salah satu yang kami inginkan berkoalisi dengan PDI-P. Bagaimana pun koalisi di nasional kan kemarin kita bersama. Nah ini bisa diturunkan ke NTB. Sehingga saya berharap sudahilah polemik ini, silahkan solid kembali sehingga PKB akan segera bangun komunikasi, karena kita berharap dengan PDIP di Sumbawa,” sambungnya.

Rencana koalisi PKB dengan PDI-P di Sumbawa merupakan bagian dari rencana koalisi yang dibangun di KLU. Dimana PDI-P memberikan dukungannya kepada Ketua DPC PKB KLU, Djohan Sjamsu, sehingga PKB akan memberikan dukungannya kepada PDI-P di Sumbawa.

“Di KLU PDI-P sudah memberikan lampu hijau dukungan kepada kader kami. Nah ini kita sambut baik itu, dengan mendukung pak Husni di Sumbawa,” serunya.

Hadrian berharap PDI-P bisa solid kembali bukan berarti ingin masuk dalam urusan internal partai lain. Tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi yang terjadi di internal PDI-P itu mempengaruhi konstelasi politik yang ada, termasuk dalam hal keinginan PKB untuk berkoalisi dengan PDI-P di Sumbawa.

  Berkas Kasus Korupsi Kebun Kopi Tambora Lengkap Tersangka Mantan Kadisbun Bima Segera Diadili

Bahkan tidak saja hanya di KLU dan Sumbawa, PKB juga ingin berkoalisi dengan PDI-P mengusung pasangan calon di sejumlah daerah lainnya, seperti di Kota Mataram dan Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Karena khusus di Mataram, PKB sampai saat ini masih menunggu sikap Selly untuk mendaftar di PKB.

“Di Mataram saya masih tunggu ibu Selly daftar, sampai hari Minggu, 12 Januari 2020. Kemudian kita sampaikan ke DPP. Tapi kalau DPP ternyata meminta kami putuskan yang ada ini, ya bismillah kami putuskan, tapi kalau ternyata DPP bilang tunggu dulu, ya kita tunggu. Karena di Mataram hanya paket Makmur-Ahda yang daftar. Di KSB dua paket yang daftar, ada pak Muyafirin dan Nuryasin dan akan segera kita putuskan juga,” pungkasnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris DPD PDI-P NTB, Lalu Budi Suryata membantah  partainya tengah berkonflik dengan Husni. Menurutnya muncul calon alternatif pasangan Budi-Novi tersebut merupakan bagian dari alternatif partai, jika Husni tidak bisa tampil maju.

“Tidak ada perseteruan, tidak ada permusuhan, dan pertengkaran, inikan dinamika politik yang wajar-wajar saja yang terjadi. Proses ini sedang berjalan, hasil deks Pilkada itu kemarin berkoalisi dengan PKS, kedua mengusung Husni dengan Novi, dan calon alternatif saya dengan Novi. Nah ini jadi jadi referensi DPP untuk ambil keputusan, tentu pak Husni juga nanti akan dipanggil, DPP untuk ditanya, karena kewenangan memutuskan itu ada di DPP,” tegasnya. (ndi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here