Pilkada Mataram, Dukungan Demokrat Condong ke Mohan

TGH. Mahalli Fikri (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Partai Demokrat memberikan sinyal arah dukungannya di Pilkada Kota Mataram lebih condong akan jatuh kepada bakal calon petahana, H. Mohan Roliskana. Karena dari dinamika politik yang berkembang sampai saat ini, hanya Mohan yang dinilai memiliki keseriusan untuk mengendarai partai bintang mercy tersebut.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri yang dikonfirmasi Suara NTB, Rabu, 8 Januari 2020 kemarin. Menurutnya dibandingkan dengan kandidat yang lain, Mohan lebih memiliki keseriusan untuk bersama Demokrat.

Baca juga:  Bawaslu Putuskan 10 ASN Terbukti Berpolitik Praktis

“Sementara ini Demokrat kecondongan komunikasi politiknya, kita jamak-jamaknya itu, kita lebih intens dengan Mohan. Meskipun dengan yang lain juga kita bangun komunikasi. Tapi kan Mohan sudah ikuti proses dan dia yang paling intens komunikasi dengan DPC Demokrat,” ungkap Mahalli.

Namun demikian menurut Mahalli bahwa pada dasarnya dinamika politik masih berlangsung dengan sangat dinamis. Sehingga semua kemungkinan bisa saja terjadi dalam perjalanannya. Karena itu Demokrat juga tidak mau terburu-buru untuk menetapkan arah dukungan. “Jadi Mataram itu posisinya tinggal menunggu waktu saja,” katanya.

Baca juga:  Bawaslu Periksa Oknum ASN Diduga Berpolitik Praktis di Lima Daerah

Ketika ditanya terkait dengan konstelasi politik di Mataram yang sudah mulai terlihat mengerucut, baik arah koalisi partai maupun pasangan yang akan tampil bertarung. Demokrat dengan tegas membantah bahwa sampai saat ini di Mataram belum ada satupun yang sudah final. Semua masih berjalan dinamis, dan tidak tertutup kemungkinan sampai menjelang waktu pendaftaran bisa melahirkan kejutan-kejutan politik.

“Sebenarnya belum ada yang pasti, yang muncul ini baru sebatas agitasi politik saja. Kliru anda kalau bilang sudah ada yang sudah pasti. Pendaftaran calon nanti minggu kedua bulan Juni dan rekomendasi partai itu keluar paling cepat akhir Bulan Mei, jadi ini masih ada waktunya beberapa bulan lagi, dan semua kemungkinan masih bisa terjadi dan berubah. Jadi ngapain kita terburu-buru,” katanya.

Baca juga:  Harapan Gerindra Pasangkan Pathul – Ferdi Terkunci Golkar

Begitu juga dengan daerah lain, bahwa Demokrat masih terus berposes dalam melakukan penjajakan koalisi maupun figur yang akan diusung. Menurutnya dari tujuh daerah yang akan melaksanakan Pilkada, baru di dua daerah Demokrat sudah mengerucut arah koalisi dan dukungannya, yakni KSB dan KLU. (ndi)