KPU akan Terapkan Sistem E-Rekap di Pilkada 2020

Zuriati (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Pada Pilkada serentak  2020 mendatang, KPU berencana akan menerapkan sistem rekapitulasi suara secara elektronik (e-rekap). Dengan sistem e-rekap tersebut, dinilai proses rekapitulasi suara bisa lebih aman dari sistem rekapitulasi suara secara manual.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggara KPU Provinsi NTB, Zuriati yang dikonfirmasi Suara NTB terkait dengan rencana KPU menerapkan sistem e-rekap tersebut pada Pilkada serentak 2020 mendatang mengatakan bahwa memang KPU RI tengah mewacanakan perhitungan suara tidak lagi dengan manual, namun dengan sistem elektronik.

Baca juga:  Pilkada 2020, Gerindra NTB akan Hadirkan Prabowo-Sandi Jadi Jurkam

“Memang itu baru rencana diberlakukannya rekapitulasi penghitungan suara secara elektronik (e-rekap) pada Pemilihan Serentak mendatang 2020. Kita tunggu saja apakah kebijakan ini benar-benar diterapkan oleh KPU dalam pemilihan kepala daerah serentak 2020 mendatang,” katanya, Sabtu pekan kemarin.

Baca juga:  Tujuh Paslon Pilihan Gerindra NTB Tinggal Tunggu Pengesahan DPP

Pihaknyapun mengaku belum mendapat kepastian soal penerapan sistem e-rekap tersebut, dan seperti apa teknisnya. Namun ia meyakini  bahwa tentu KPU sudah sangat siap dengan segala infrastrukturnya jika memang sistem e-rekap tersebut diterapkan.

Karena baru pertama kali akan digunakan sistem rekapitulasi secara elektronik tersebut, maka hal yang paling utama harus dilakukan yakni selain memberikan pelatihan pelaksanaanya, juga tak kalah penting adalah sosialisasi, baik kepada penyelenggara pemilu, peserta pemilu maupun kepada masyarakat.

Baca juga:  Pilkada Sumbawa, Demokrat Beri Sinyal Dukung Nurdin

“Sosialisasi harus dilakukan secara masif kepada parpol dan komponen masyarakat, agar tidak timbul pemahaman yang salah terkait kebijakan sistem e-rekap ini, kalau jadi diterapkan oleh KPU,” jelasnya. (ndi)