Puaddi Tepis Isu Keretakan Internal Keluarga Bodak

Sebagai bentuk keseriusannya ikut tampil maju di Pilkada Loteng, H. Puaddi mendaftar di PKS. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Kandidat bakal calon kepala daerah Kabupaten Lombok Tengah, H. Puaddi menegaskan, tidak ada keretakan dalam keluarga besar Bodak. Sekalipun ada tiga figur dari keluarga besar Bodak yang sudah mendeklarasikan diri untuk tampil pada Pilkada serentak 2020 Lombok Tengah.

“Jangan ragukan soliditas dalam keluarga kami. Lebih baik kami tidak jadi apa-apa kalau kita akan pecah,” tegas Puaddi yang dikonfirmasi usai mendaftar di PKS sebagai bakal calon kepala daerah, Kamis, 12 Desember 2019.

Kabar adanya keretakan dalam internal keluarga besar Bodak mencuat sejak tiga orang dekat yang merupakan bagian dari anggota keluarga Bupati Lombok Tengah, Suhaili FT sama-sama mendeklarasikan diri untuk maju di Pilkada serentak 2020.

Mereka adalah H. Puaddi yang merupakan adik kandung dari Suhaili, kemudian Ferdian yang merupakan anak dari Suhaili sekaligus keponakan Puaddi, dan ketiga H. Humaidi, Ketua DPD II Partai Golkar Loteng yang diketahui merupakan ipar dari Suhaili dan Puaddi.

Baca juga:  Ketua DPD PAN Loteng Dikabarkan Maju Lewat Jalur Perseorangan

Puaddi dengan tegas mengklarifikasi bahwa meskipun tiga figur tersebut sama-sama maju, tidak menganggu hubungan kekeluargaan mereka. Disampaikannya bahwa tidak ada persaingan di antara mereka. “Jangan disalahartikan, dipersepsikan, kami tidak bersaing, tidak ada persaingan. Intinya begini, kami itu satu,” tegasnya.

Menurutnya, meskipun mereka bertiga sama-sama mendeklarasikan diri maju tetapi ketiganya akan realistis dengan kalkulasi politik. Bahwa siapa salah satu diantaranya yang dikehendaki masyarakat nantinya, maka dialah yang akan didorong. Karena itu Puaddi memastikan bahwa dari keluarga Bodak tidak mungkin maju lebih dari satu orang.

Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi NTB itu, terkait langkah politiknya itu dan bersama dengan keponakan dan iparnya yang sama-sama berikhtiar untuk maju pada Pilkada Loteng, sudah dikomunikasi dengan kakaknya. Puaddi mengaku Suhaili juga tidak mempersoalkan hal itu.

Baca juga:  Bikin Kejutan, PKS-PDI-P Munculkan Paket Alternatif Budi-Novi

“Saya sudah ketemu sama beliau, dan pak Bupati sendiri yang sudah bilang, silahkan ikut berposes. Kita lihat bagaimana berjalan nantinya, kan ada survei, siapa yang paling tinggi surveinya dialah yang akan didorong,” ucapnya.

Seperti diketahui, Puaddi telah mendaftar di tiga partai, yakni Golkar, PPP, dan PKS. Ia mengatakan sebagai bentuk keseriusan untuk maju, ia akan ikuti proses penjaringan di masing-masing partai tersebut. Bahkan ia juga akan mendaftar di partai lain yang akan membuka pendaftaran. (ndi)