Ahda Berpeluang Pasangan dengan Mohan

Bakal calon Wakil Walikota Mataram, H. Badruttaman Ahda menyerahkan berkas pendaftaran ke Pengurus DPD Partai Golkar Kota Mataram, Rabu, 13 November 2019 sore. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Setelah mendaftar ke Partai Nasdem dan Partai Gerindra. H. Badruttaman Ahda kembali mendaftarkan di Partai Golkar, Rabu, 13 November 2019 sore. Putra sulung Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh melamar sebagai bakal calon Wakil Walikota dan berpeluang berpasangan dengan H. Mohan Roliskana.

Pendaftaran Ahda dikawal oleh ratusan pendukungnya. Mereka berjalan kaki dari depan masjid Hubbul Wathan atau Islamic Center ke Kantor DPD Partai Golkar Kota Mataram. Tim sukses diterima oleh pengurus DPD Partai Golkar Kota Mataram. Dan, berkas pendaftaran dinyatakan memenuhi syarat.

Sumber di internal Partai Golkar mengungkapkan, peluang besar Ahda akan berpasangan dengan H. Mohan Roliskana. Komunikasi politik intens dilakukan untuk memastikan duet tersebut maju pada kontestasi politik tahun 2020 mendatang. “Udah jadi Mohan dan Ahda,” cetusnya.

Duet Mohan – Ahda dinilai wajar. Pasalnya, mereka memiliki basis masa yang besar. Pengaruh ayahnya Ahda yang kini sebagai Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh masih kuat di tingkat bawah. Demikian pula Mohan yang memiliki masa militan.

Baca juga:  Mohan akan Bangun Koalisi Gemuk di Pilkada Mataram

Ahda ditemui usai pendaftaran menyampaikan bahwa ini adalah kali ketiga mendaftar sebagai bakal calon Wakil Walikota setelah sebelumnya mendaftar ke Partai Nasdem dan Partai Gerindra serta Partai Golkar. Dia tidak terlalu berambisi untuk mendaftar ke semua partai. Meskipun partai politik lainnya membuka pendaftaran.

“Kalau memang tiga partai ini dirasa cukup. Kita cukup mendaftar di tiga saja. Meskipun PKS juga membuka pendaftaran bakal calon walikota dan bakal calon wakil walikota. Insya Allah, kita akan kejar, ” terangnya.

Ahda ingin membuktikan keseriusannya untuk maju pada kontestasi politik 2020 mendatang. Pasca pendaftaran timnya terus bergerak mengumpulkan kekuatan hingga akar rumput. Selain itu, ia juga terus bergerak menjajaki figur – figur yang menyatakan diri mencalonkan diri. Tetapi belum mengarah menyatakan sikap berpasangan dengan siapa. Dipastikan, dinamika politik pasti terus bergerak.

Ahda ditanya mengenai peluang bergandengan dengan Mohan enggan mengomentari. Adapun yel – yel pendukungnya sebagai bentuk ekspresi relawan. Untuk menentukan pasangan nanti tentunya akan melihat elektabilitas serta faktor lainnya. “Ya, nanti mana yang terbaiklah,” ucapnya.

Baca juga:  Maju Pilkada, Pejabat Pemprov Harus Mundur Paling Lambat 16 Juni 2020

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar, Usman TS mengatakan, penjaringan bakal calon Walikota dan bakal calon Wakil Walikota Mataram resmi dibuka Partai Golkar mulai tanggal 13 – 30 November. Di hari pertama pembukaan, baru H. Badruttaman Ahda yang langsung mendaftar sebagai bakal calon Wakil Walikota Mataram. “Baru Pak Ahda yang mengembalikan formulir di hari pertama pembukaan pendaftaran,” tandasnya.

Selain Ahda, kader Partai Golkar yakni Hamdiana telah mengambil formulir. Dari unsur luar kader Haifah Akbar. Usman menegaskan, berkas yang masuk ada diproses melalui mekanisme partai. DPD Partai Golkar Kota Mataram akan memplenokan untuk menetapkan bakal calon yang diusulkan ke DPD Partai Golkar NTB. Bakal calon yang diusulkan yang mengikuti mekanisme pendaftaran. “Pak Mohan sesuai jadwal mendaftar pada Jumat pagi (besok, red),” demikian kata dia. (cem)