Komentar KH. Ma’ruf Amin Soal Hasil Pilpres di NTB

Ma'ruf Amin (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Wakil Presiden (Wapres) RI Terpilih, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, MA memberikan pandangannya terkait hasil perolehan suara pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) dan KH. Ma’ruf Amin di NTB pada Pilpres 2019.

Meskipun perolehan suara Jokowi – Ma’ruf Amin jauh di bawah pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden RI, H. Prabowo Subianto dan H. Sandiaga Salahudin Uno. Namun, kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini, dirinya tidak kalah di NTB.

‘’Cuma belum menang. Belum menang itu bukan artinya kalah. Belum menang saja,’’ kata KH. Ma’ruf Amin setengah berseloroh, saat menghadiri silaturahim lintas agama dan groundbreaking pembangunan Kantor PWNU NTB, Sabtu (12/10) sore.

Ma’ruf Amin mengatakan, setelah dilantik nanti, Jokowi dan dirinya akan menjadi Presiden dan Wakil Presiden bagi seluruh rakyat Indonesia. Meskipun perolehan suara sangat sedikit di beberapa daerah, seperti NTB. Namun, ia menegaskan pembangunan harus adil dan merata di seluruh wilayah Indonesia.

Berkaitan dengan NTB, Ma’ruf Amin memastikan perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan di NTB justru akan semakin besar. Terlebih, Lombok, NTB merupakan daerah yang menyandang predikat destinasi wisata halal terbaik di dunia.

‘’Saya akan rekomendasikan bahwa NTB termasuk daerah yang harus memperoleh perhatian  dari pemerintah pusat,’’ ujarnya.

Menurutnya, daerah ini mencatatkan perkembangan yang cukup bagus di sektor pariwisata. Bahkan serangkaian kunjungan kerja ke NTB, dia bersama Menteri Pariwisata, Arief Yahya dan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah meresmikan lighting atau pencahayaan untuk Islamic Center.

IC NTB sebagai destinasi wisata halal mendapatkan bantuan lighting dari Kementerian Pariwisata. Sehingga, kata Ma’ruf Amin, jika malam hari IC NTB akan terlihat cantik dengan adanya bantuan untuk pencahaaan warna warni Kemenpar tersebut.

‘’Islamic Center NTB sekarang seperti di Dubai, kalau malam bersinar. Ini merupakan salah satu. Rupanya (ini) dimulainya dari NTB. Akan dibangun di Banten dan daerah lainnya. Dan juga NTB juga menjadi destinasi wisata halal dunia. Sudah memperoleh penghargaan tingkat dunia,’’ katanya.

Ma’ruf Amin menambahkan, Indonesia sedang mengembangkan halal tourism di beberapa provinsi, salah satunya NTB. Hal ini dilakukan untuk menarik kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak-banyaknya ke Indonesia.

‘’Dan pasti NTB menjadi

sasaran utama didatangi oleh turis internasional,’’ tandasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan selama beberapa hari menemani Wapres terpilih menghadiri sejumlah pertemuan. Ma’ruf Amin, gubernur mengatakan bahwa komitmen Wapres terpilih akan membantu apa yang dibutuhkan NTB.

‘’Kemarin beliau mengatakan NTB ini butuh apalagi. Wapres perhatiannya besar sekali untuk NTB,’’ kata gubernur.

Diketahui, terkait dengan pembangunan infrastruktur bidang pekerjaan umum, Pemprov NTB pernah mengusulkan pembangunan sejumlah infrastruktur strategis mendukung MotoGP Mandalika 2021. Bahkan, gubernur pernah bertemu langsung dengan Menteri PUPR bersama sejumlah Kepala OPD lingkup Pemprov NTB menyampaikan usulan tersebut, pada Maret lalu.

Sebanyak 24 proyek strategis bidang ke-PU-an yang diusulkan antara lain Bidang Bina Marga delapan proyek strategis. Yakni pembangunan by pass LIA-KEK Mandalika sepanjang 17 km, peningkatan jalan Mantang-Praya sepanjang 3 km, Peningkatan Jalan Kuta – Keruak sepanjang 13,5 km, Peningkatan Jalan Kuta – Keruak dua jalur empat lajur sepanjang 7 km, Peningkatan Jalan Kediri-Praya sepanjang 3 km, Peningkatan Jalan Penujak – Tanak Awu sepanjang 3 km, peningkatan jalan Rembiga – Pemenang sepanjang 18,04 km serta penggantian jembatan Kabul ruas Penujak-Montong Ajan sepanjang 20 meter.

Bidang Sumber Daya Air sebanyak enam proyek. Antara lain Rehabilitasi jaringan irigasi DI Mujur II seluas 3.506 hektare, Rehabilitasi jaringan irigasi DI Surabaya seluas 3.258 hektare, rehabilitasi jaringan irigasi DI Batujai seluas 3.580 hektare, Pembangunan saluran banjir (Canal Flood) sepanjang 8 km, peningkatan kapasitas tampungan Embung Retensi sebanyak 6 unit dan Penyediaan air baku KEK Mandalika sepanjang 46 km dengan debit 110 liter/detik.

Bidang Cipta Karya sebanyak tujuh usulan proyek. Antara lain Peningkatan TPA Pengengat Blok 2 Mendukung KEK Mandalika, Pembangunan SPAM Regional Kawasan Mandalika, Penataan Kawasan Bikepark Meninting Senggigi, Peningkatan kualitas permukiman kawasan pedesaan Potensial Kecamatan Sekotong, pembangunan gedung Tempat Evakuasi Sementara, Penataan Kawasan Pengembangan Destinasi Wisata Pantai Are Guling dan Penataan Kawasan Pengembangan Destinasi Wisata Mawun.

Untuk bidang perumahan dan permukiman diusulkan tiga proyek. Yakni, Pembangunan rumah susun pekerja pariwisata KEK Mandalika 260 unit, pembangunan rumah susun pekerja pariwisata KEK Mandalika tipe 36 empat lantai 68 unit dan bantuan stimulan rumah swadaya dalam bentuk homestay sebanyak 30 desa di Lombok Tengah. (nas)