Musyafirin dan Fud Ambil Formulir Penjaringan Nasdem

Tim Bappilu DPC PPP KSB mewakili Fud Syaifuddin menerima formulir pendaftaran dari tim penjaringan DPD Nasdem KSB. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM dan Fud Syaifuddin, ST sepertinya masih akan menjadikan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai salah satu kendaraan politiknya pada Pilkada 2020 mendatang. Buktinya pasangan Bupati dan Wakil Bupati KSB yang masih aktif menjabat ini telah mengambil formulir pendaftaran pada penjaringan bakal calon (balon) yang dibuka partai besutan Surya Paloh itu.

Musyafirin sendiri diketahui sudah lebih awal mengambil formulir. Sementara Fud Syaifuddin baru, Jumat,  4 Oktober 2019, lewat perwakilannya tim Bappilu DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP). “Hari ini kami terima perwakilan pak Fud mengambil formulir. Sebelumnya, perwakilan pak Pirin (Musyafirin) juga sudah ngambil,” kata Ketua Tim Penjaringan DPD Nasdem KSB, Mustafa H. Z.

Selain dua calon petahana itu, Mustafa menjelaskan, sejumlah tokoh lain juga sudah menyatakan minatnya mendaftar ke Nasdem. Diantaranya Drs. H. Muhammad Nur Yasin, ketua DPC Demokrat KSB Mustakim Patawari dan satu figur kader internal Nasdem sendiri. “Jadi totalnya sudah ada lima yang ambil formulir sampai hari ini,” paparnya.

Kegiatan penjaringan Partai Nasdem sendiri sudah mulai dibuka sejak 23 September lalu. Dan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, Mustafa mengatakan, pihaknya baru akan menutup prosesnya pada 23 Oktober mendatang. “23 Oktober itu semua pihak sudah mengembalikan formulirnya bahwa mereka resmi

mendaftar ke kami,” ujarnya.

Ketua DPD Nasdem KSB, Jamaluddin Refi menjelaskan, sesuai prosedur yang berlaku di internal partainya, pascapenutupan penjaringan, pihaknya akan mengirimkan nama-nama balon yang mendaftar ke DPP partai melalui pengurus tingkat provinsi. “Tentu kita plenokan dulu di sini sebelum kita ajukan ke pusat. Karena sama dengan partai lainnya yang finalkan pengurus pusat, urainya.

Ia mengatakan, finalisasi rekomendasi dukungan partainya terhadap balon Pilkada nanti dalam bentuk paket pasangan. Meski para balon yang mendaftar saat ini secara mandiri (masing-masing).

“Sebenarnya kami juga buka pendaftaran berpasangan. Tapi yang datang sementara ini daftarnya sendiri-sendiri. Tapi tidak apa-apa karena kita akan pasangkan mereka nantinya,” tutur Refi.

Sebelum mengumumkan calon pasangan yang akan diusung, Refi menyebutkan, mekanisme survei akan dilakukan partainya untuk melihat tingkat elektabilitas di masyarakat terhadap figur-figur yang telah mendaftar. “Nanti surveinya kita lihat secara individu dan juga bagaimana kalau berpasangan,” timpalnya.

Selain membuka penjaringan, Nasdem KSB juga terus melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai lain. Refi mengatakan, komunikasi yang dijalin dengan partai lain itu merupakan hal lazim mengingat Nasdem hanya memiliki dua kursi di DPRD KSB.

“Yang daftar ke kami sementara ini kan ada yang dari kalangan partai. Nah dengan partai mereka itu kami juga jalin komunikasi untuk memperkuat dukungan,” imbuhnya. (bug)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.