Pilkada KLU, Gerindra Buka Penjaringan Pekan Depan

Sudirsah Sujanto (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Utara (KLU) sedang melakukan proses finalisasi persiapan pembukaan penjaringan bakal calon Bupati dan Bakal Calon Wakil Bupati Pilkada serentak 2020. Direncanakan pembukaan penjaringan bakal calon kepala daerah itu akan dimulai pekan depan.

“Persiapan pembukaan penjaringan sedang kita finalisasi,” kata Ketua DPC Partai Gerindra KLU, Sudirsah Sujanto, saat dikonfirmasi di ruang kerja Fraksi Gerindra, Selasa, 17 September 2019. Sesuai arahan dan instruksi dari DPP Partai Gerindra, DPC KLU diminta membuka penjaringan balon kada yang akan didukung dan usung Partai Gerindra di Pilkada.

Karena itu, DPC Partai Gerindra KLU terus mempersiapkan berbagai hal diperlukan bagi pembukaan penjaringan balon kepala daerah. Ditargetkan pada beberapa hari ke depan, seluruh persiapan bagi pembukaan penjaringan final.

“Karena pembukaan kita rencanakan pekan depan. Maka finalisasi dua atau tiga hari ke depan,” ungkap Anggota DPRD NTB dapil Lombok Barat dan KLU tersebut.

Partai Gerindra, lanjut dia, adalah parpol terbuka. Sehingga siapapun berhasrat menggunakan Partai Gerindra sebagai kendaraan politik untuk maju di Pilkada KLU dipersiapkan untuk mendaftar. Pembukaan pendaftaran terbuka bagi kader, non kader dan tokoh masyarakat lainnya.

Baca juga:  Pilkada Loteng, PKB Terbuka terhadap Semua Figur

Asalkan, kandidat tersebut siap mengikuti seluruh tahapan dan mekanisme yang berlaku di internal Partai Gerindra terkait penjaringan balon kada tersebut.
Kandidat yang mendaftar di DPC Gerindra KLU bisa mendaftar dalam sebagai pasangan calon (Paslon), hanya sebagai bakal calon walikota atau bakal calon wakil walikota. Nanti, lanjutnya, dari kandidat mendaftar di DPC Partai Gerindra akan ditindaklanjuti dengan uji kelayakan dan kepatutan di DPD tingkat Provinsi. “Uji kelayakan dan kepatutan dilakukan di DPD I bersama dengan DPC,” jelasnya.

Dia juga menambahkan, kandidat mendaftar di DPC Gerindra KLU diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi misi dan program kerja di hadapan tim penjaringan balon kada. Dengan begitu, Partai Gerindra bisa mengetahui pemikiran dan sudut pandang dimiliki kandidat tersebut bagi arah pembangunan di Lombok Utara. Track record, pengalaman, kapasitas dan kompetensi bagi kandidat juga menjadi pertimbangan dari Parpol besutan Prabowo Subianto dalam menentukan figur akan diusung di Pilkada.

Baca juga:  Makmur Maju Lewat Jalur Independen

Partai Gerindra ingin menampilkan kandidat terbaik dan kemampuan mumpuni dan mampu menjawab persoalan masyarakat di Lombok Utara. “Gerindra tidak main-main dalam penjaringan ini. Kita ingin cari figur terbaik,” tegasnya.

Berikutnya, dari hasil penjaringan balon kada di daerah akan diteruskan kepada DPP di Jakarta. Dia menyampaikan, Partai Gerindra di daerah hanya bertugas melakukan proses penjaringan. Sedangkan, keputusan akhir siapa kandidat yang diusung di Pilkada menjadi kewenangan dari DPP. DPP akan menerbitkan SK bagi paslon yang diusung di Pilkada. “SK diterbitkan DPP itu akan digunakan mendaftar di KPU,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu. Dia juga mengungkapkan, dengan raihan lima kursi di DPRD KLU, membuat Partai Gerindra membutuhkan tambahan satu kursi lagi untuk mengusung paslon di Pilkada. Partai Gerindra sudah bangun komunikasi politik dengan sejumlah parpol terkait kemungkinan koalisi di Pilkada. “Dengan parpol lain kita sudah jalin komunikasi. Tetapi memang belum ada kesimpulan apapun,” pungkasnya. (ndi)