Hadapi Pilkada, PAN Mulai Bergerak Usai Mukernas

Hasbullah Muis (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Partai Amanat Nasional (PAN) memastikan belum akan membuka penjaringan bakal calon kepala daerah untuk Pilkada serentak 2020 dalam waktu dekat ini. Pendaftaran calon bakal mulai dibuka PAN setelah selesai Musyarawah Kerja Nasional (Mukernas) akan dilaksanakan pada Oktober nanti.

Kebijakan tersebut ditetapkan lantaran dalam Muskernas itu akan dibahas dan dibicarakan terkait kesiapan PAN dalam menghadapi kontestasi Pilkada serentak 2020. “Sehingga kemungkinan November baru kita buka penjaringan balon kada,” kata sekretaris DPD PAN NTB, Hasbullah Muis, yang ditemui di ruang fraksi PAN DPRD NTB, Selasa, 10 September 2019 kemarin.

Selain membuka penjaringan balon kepala daerah di Pilkada 2020. PAN tentu juga akan membentuk tim desk Pilkada. Nantinya, kata dia, tim desk Pilkada itu akan bertugas dan tanggung jawab untuk mengordinasikan seluruh persiapan dan kesiapan bagi hal diperlukan bagi kemenangan PAN di kontestasi Pilkada serentak 2020. Termasuk penjaringan balon kada di Pilkada.

Baca juga:  Duet Humaidi - Pelita Menguat di Pilkada Loteng

Namun karena belum ada arahan dan instruksi dari DPP, sehingga pihaknya belum membentuk tim desk Pilkada tersebut hingga saat ini. “Karena itu semua nanti akan dibahas di Mukernas PAN,” ucap Anggota DPRD NTB dari dapil II tersebut.

Karena PAN akan memberikan prioritas dan keutamaan bagi kader  untuk didukung dan usung di Pilkada 2020. Maka sangat terbuka kemungkinan di kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada, jika memiliki kader punya elektabilitas mumpuni untuk diusung. PAN memungkin juga tidak membuka penjaringan calon. Pasalnya, PAN tidak perlu mencari figur calon, karena PAN sudah memiliki figur kader siap diusung di Pilkada.

Namun dengan catatan, kader itu sudah memenuhi berbagai persyaratan sudah ditetapkan partai sebagai figur diusung di Pilkada. Misal diantaranya, elektabilitas tinggi, dukungan finansial dan parpol koalisi. “Jika itu sudah terpenuhi, PAN kemungkinan tidak buka penjaringan. Karena PAN tidak mau dalam kepura-puraan,” ungkapnya.

Baca juga:  Syafi'i Siap Bertarung di Pilkada Loteng

Jika pun PAN membuka penjaringan bakal calon, maka pihaknya akan mempersilahkan siapapun berminat maju mencalonkan di Pilkada dengan menggunakan kendaraan PAN dipersilahkan untuk mendaftar. Dia kemudian membeberkan, sejumlah kader di internal PAN digadang-gadang  diusung di Pilkada. Diantaranya, Pilkada KLU ketua DPC PAN KLU, Rohiman. Pilkada Kota Mataram, ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar. Pilkada KSB, Muhammad Nasir. Pilkada Sumbawa, Burhanuddin Jafar Salam. Pilkada Dompu, Yuliadi dan Pilkada Bima ketua DPC PAN Bima, Muhammad Aminurllah.

Sementara itu, sejumlah figur luar atau non kader juga sudah membangun komunikasi dan pendekatan politik dengan PAN di beberapa Pilkada. Misal diantaranya, Pilkada Loteng yakni kepala Bakespoldagri, Lalu Syafi’i, dan Pilkada Kota Mataram yaitu Sekda Lobar, Muhammad Taufik. Namun belum ada kesimpulan apapun dari komunikasi politik tersebut. “Saya pun termasuk dipertimbangkan partai di Pilkada KLU, Tetapi saat ini saya memilih fokus di legislatif,” pungkasnya. (ndi)