Mendaftar ke PDIP, H.Yuhasmin Ismail Komit Jadikan Partai sebagai Mitra Membangun Daerah

H. Yuhasmin Ismail, SIP, MSI bakal calon Bupati Dompu periode 2021 – 2026 menerima penyerahan formulir pendaftaran bakal calon Bupati yang diserahkan Ketua DPC PDIP Dompu, Subarno yang didampingi jajaran pengurusnya di kantor Sekretariat DPC PDIP Kabupaten Dompu, Selasa, 10 September 2019. (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – H.Yuhasmin Ismail, SIP, MSI secara resmi mendaftarkan diri ke DPC PDIP Kabupaten Dompu sebagai bakal calon Bupati Dompu pada Pilkada tahun 2020. Ini merupakan bentuk keseriusan H. Yuhasmin maju di Pilkada Dompu. Ia pun berkommitmen menjadikan partai politik tidak hanya sebagai pengantar sebagai bupati, tapi akan menjadikan mitra selama kepemimpinan di Dompu.

H.Yuhasmin Ismail ke Kantor Sekretariat DPC PDIP Dompu di Karijawa Dompu, Selasa (10/9) kemarin,  didampingi timnya dan diterima langsung Ketua DPC PDIP Dompu, Subarno bersama jajaran pengurusnya. Kehadiran H.Yuhasmin ini untuk mengambil formulir pendaftaran dan H. Yuhasmin merupakan orang pertama yang mendekati PDIP.

Di hadapan pengurus DPC PDIP Kabupaten Dompu, H.Yuhasmin Ismail mengungkapkan komitmennya maju sebagai bakal calon Bupati Dompu. Tidak sekadar meramaikan kontestasi pemilihan kepala daerah. Tapi ingin menang dan terpilih sebagai Bupati Dompu periode 2020 – 2025. Karenanya, ia bersama keluarga dan tim solid dalam mempersiapkan pemenangan. Berbagai langkah dan pendekatan dalam meningkatkan elektabilitas serta dukungan telah dilakukan dan dipersiapkan.

H Yuhasmin Ismail foto bersama dengan jajaran pengurus DPC PDIP Kabupaten Dompu dan timnya.

‘’Dengan PDI Perjuangan, ini bukan hal baru bagi saya. Saat Pilkada 2010 lalu, kita sudah bersama. Untuk Pilkada ini, saya sudah membangun komunikasi yang intens dengan jajaran pengurus PDIP,’’ ungkap H.Yuhasmin Ismail.

Ia pun menyampaikan kesiapannya untuk melalui tahapan penjaringan bakal calon Bupati Dompu di PDIP hingga tuntas dan siap memenuhi syarat yang ditetapkan partai. Baginya, PDIP tidak hanya sebagai partai politik untuk mengantarkan sebagai bupati. Tapi akan menjadi mitra dalam membangun Dompu ke depan.

‘’Apalagi PDIP ini memiliki jaringan politik yang solid hingga pusat. Saya ingin menyambung untuk daerah kita. Bagaimana pun, jaringan ini sangat penting di dalam membangun daerah ke depan,’’ ungkap H. Yuhasmin.

Tidak hanya PDI Perjuangan yang ingin dijadikan mitra dalam membangun Dompu ke depan. Terlebih syarat pengusungan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati di Dompu minimal memiliki keterwakilan 6 kursi Dewan dari 30 kursi DPRD Dompu. Hampir semua partai politik yang memiliki keterwakilan di DPRD sudah ditemui untuk membangun komunikasi awal. Tetapi baru PDIP yang secara resmi membuka mendaftaran.

Bagi H. Yuhasmin, partai politik mitra koalisi bukan hanya pengantar saat pencalonan di Pilkada, tapi menjadi mitra membangun Dompu ke depan. Karena dalam membangun, tidak hanya cukup oleh seorang bupati. Tapi melibatkan semua pihak, termasuk partai politik. Untuk memulai itu, akan diawali dari penentuan pasangan calon. “Saya akan maju sebagai calon Bupati. Untuk calon wakil, saya sengaja belum menentukan karena harus juga mendengar masukan dari partai politik. Prinsip saya, lebih baik kita berdebat di awal ketimbang berdebat kemudian. Kalau berdebat kemudian, tidak ada artinya,” kata H. Yuhasmin.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Dompu, Subarno pada kesempatan yang sama menyampaikan, H. Yuhasmin Ismail merupakan bakal calon Bupati Dompu yang pertama mendaftarkan diri lewat PDIP. Sebelum mendaftar di DPC, H. Yuhasmin sudah lebih awal mendaftar melalui DPD PDIP NTB. “Ini baru didaftarkan secara resmi ke DPC melalui pengambilan formulir pendaftaran,” ungkapnya.

Pendaftaran bakal calon kepala daerah oleh PDIP Kabupaten Dompu ini dibuka mulai 6 – 22 September 2019. Usai pendaftaran akan diikuti dengan penelitian berkas, fit and proper test, psikotes dan pembinaan bagi bakal calon yang akan diusung di DPP PDIP.

Terkait kemungkinan pencalonan kader di Pilkada Dompu 2020, Subarno mengaku, pihaknya sadar diri. Terlebih hasil Pileg 2019 lalu, PDIP Dompu hanya memperoleh satu kursi Dewan. Sehingga tidak mengusung kader sendiri di Pilkada Dompu 2020. Akan tetapi, bila ada bakal calon Bupati yang ingin menggandeng kader PDIP sebagai bakal calon Wakil Bupati, PDIP akan siap. “PDIP tidak mengusung kader sebagai calon, tapi kalau ada calon Bupati yang melamar ingin mengambil kader PDIP (sebagai calon Wakil Bupati), kami tidak bisa menolak,’’ ujarnya. (ula/*)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.