Pilkada Mataram, PKS Tak Mau Terjebak Bangun Koalisi Formal

Ahmad Jafri (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – DPD PKS Kota Mataram tidak ingin terburu-buru membangun koalisi dengan partai politik dalam rangka mengusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada Mataram 2020 mendatang. PKS akan melakukan survei terlebih dahulu untuk mengukur peta kekuatan politik yang ada di Mataram. Dari hasil survei itulah PKS bakal berangkat untuk membangun koalisi.

Demikian disampaikan Ketua DPD PKS Kota Mataram, Ahmad Jafri yang ditemui Suara NTB di kantornya, Selasa, 27 Agustus 2019 kemarin. Disampaikannya, survei sudah mulai dipersiapkan pihaknya. Karena rencananya survei akan mulai dilakukan pada September nanti.

“Insya Allah September ini kita akan mulai survei. Secara khusus untuk mengukur elektabilitas kader internal kami yang sudah kami umumkan sebagai kandidat bakal calon Walikota maupun Wakil. Namun juga kami akan survei calon-calon yang dari internal yang lain. Kita akan pantau supaya kami juga tahu kekuatannya,” jelas Jafri.

Dikatakan Jafri, PKS sangat terbuka untuk membangun koalisi dengan partai manapun. Karena itu untuk saat ini PKS telah menjalin komunikasi politik untuk menjajaki peluang koalisi tersebut. Menurutnya dalam membangun koalisi, dua hal yang menjadi pertimbangan PKS.

Baca juga:  Ahda Berpeluang Pasangan dengan Mohan

“Pertama adalah logika peluang koalisi pengajuan calon. Jadi dalam rangka membangun koalisi untuk memenuhi syarat peraturan perundang-undangan minimal 20 persen kursi di DPRD untuk bisa mengajukan pasangan calon ke KPU, ya kita terbuka dengan semua partai politik,” katanya.

Namun demikian tentu

dalam Pilkada, koalisi tidak dibangun hanya sekedar koalisi formal semata hanya bertujuan untuk memenuhi syarat dapat mengajukan pasangan calon saja. Tapi koalisi harus dibangun tentu dengan berbagai kalkulasi politik untuk mencapai kemenangan. Sehingga dalam logika kedua membangun koalisi ini, PKS harus terlebih dahulu memetakan kekutan politik yang ada di Mataram.

“Dalam logika koalisi untuk mencapai kemenangan, kami tentu perlu menilai dengan partai mana kira-kira PKS akan koalisi sehingga bisa memenangkan pertarungan. Kan begitu, tapi kita yakin partai mana saja yang berkoalisi dengan PKS pasti akan menang,” ucapnya.

Baca juga:  24.922 KTP, Syarat Dukungan Balon Perseorangan Kota Mataram

Ketika ditanya sampai sejauh ini, dengan partai mana saja PKS sudah membangun komunikasi politik dalam rangka penjajakan koalisi menuju Pilkada Mataram, Jafri menjawab bahwa sampai saat ini komunikasi yang terjalin masih sangat cair. Belum ada satupun partai yang sudah mengikat diri dalam koalisi.

“Kita sudah berkomunikasi dengan sebagian besar partai. Tapi ini masih sangat awal, karena Pilwakot akan digelar satu tahun lagi. Sehingga komunikasi penjajakan koalisi itu belum sampai tahap kesimpulan karena masih sangat cair sekali. Karena itu kita juga sangat terbuka berkoalisi dengan partai mana saja,” pungkasnya.

Diketahui enam kader PKS yang diajukan sebagai kandidat balon kepala daerah di Mataram tersebut yakni pertama, TGH. Achmad Muchlis, Kedua Ahmad Jafri, Ketiga Ismul Hidayat, keempat, Hj. Istiningsih, kelima, Muhammad Ahyar,  dan keenam, Hj. Vita Aliyah. (ndi)