Rapat Pleno Golkar Gagal Putuskan Calon Ketua DPRD NTB

Lalu Satriawandi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pengurus DPD I Partai Golkar NTB, telah menggelar rapat pleno terkait dengan pengusulan nama-nama calon yang akan diutus untuk duduk sebagai Ketua DPRD NTB periode 2019-2024. Namun rapat pleno tersebut ternyata gagal menyepakati tiga nama yang akan diusulkan ke DPP. Sehingga rapat pleno memutuskan memberikan mandat kepada Ketua DPD I dan DPP untuk memutuskan.

Rapat pleno khusus penentuan usulan calon Ketua DPRD NTB, yang digelar, Minggu, 25 Agustus 2019 di kantor DPD I Partai Golkar NTB itu, dipimpin langsung oleh unsur DPP yakni wakil ketua umum DPP bidang OKK, M. Taufik dan didampingi Ketua DPD Partai Golkar NTB, HM Suhaili FT. Hadir pula Korwil DPP Golkar untuk NTB, Sari Yuliati. Serta jajaran pengurus DPD Partai Golkar NTB, dan ormas pendiri.

Rapat pleno itu berlangsung cukup a lot. Sehingga tidak berhasil menyepakati ada tiga nama usulan calon ketua DPRD NTB. Masing-masing peserta menyuarakan berbagai aspirasi dan kriteria yang dinilai pantas untuk diusulkan sebagai Ketua DPRD NTB lima tahun ke depan. Berbagai kriteria dan pertimbangan yang muncul seperti senioritas, gender, pemuda dan perwakilan keterwilayahan.

Dengan tidak tercapai kesepakatan tiga nama tersebut. Maka penentuan usulan calon ketua DPRD NTB itu, kemudian  diserahkan sepenuhnya kepada ketua DPD Partai Golkar NTB, HM Suhaili FT dan pengurus DPP. “Karena tidak tercapai kesepakatan tiga nama tersebut. Akhirnya, usulan tiga nama calon Ketua DPRD NTB diserahkan ke Pak Ketua (HM Suhaili FT. red), dan DPP. Nanti pak ketua dan DPP akan bermusyarawah untuk menentukan tiga nama itu,” kata Muhammad Taufik, yang dikonfirmasi usai memimpin rapat pleno.

Baca juga:  Silaturahmi dengan Gubernur, DPRD NTB Siap Wujudkan NTB Gemilang

Dari tiga nama diusulkan dan direkomendasikan ke DPP. Maka DPP akan melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan bagi calon ketua DPRD tersebut. Soal siapa nantinya yang akan ditunjuk dan dipilih DPP sebagai ketua DPRD, Ia memastikan semua itu sudah melalui berbagai pertimbangan dan kriteria sudah ditetapkan di internal Golkar. Misalnya dengan melihat rekam jejak, kapasitas, kompetensi, pengalaman dan lainnya. “Siapa ditunjuk, itu hak prerogatif DPP,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar NTB, HM Suhaili FT mengungkapkan, pihaknya dalam waktu dekat ini akan segera menggelar musyawarah dengan DPP untuk menentukan usulan tiga nama calon ketua DPRD NTB. Sehingga dipastikan DPP bisa segera memproses dan menindaklanjuti usulan tiga nama calon ketua DPRD NTB tersebut. “Insya Allah, satu atau dua hari ke depan, kita berembuk dengan DPP untuk memutuskan tiga nama calon itu,” jelas Suhaili.

Baca juga:  DPP Golkar Putuskan Isvie Ketua DPRD NTB

Diketahui, partai Golkar memiliki 10 anggota DPRD NTB periode 2019-2024. Dari 10 orang tersebut, diketahui ada lima orang yang memenuhi kriteria untuk diusulkan sebagai Ketua DPRD NTB. Mereka adalah, Isvie Rupaeda, Misbach Mulyadi, Abdul Hafid, Lalu Satriawandi dan Busrah Hasan.

“Kalau berdasarkan PO (Peraturan Organisasi) partai, kriteria yang bisa jadi Ketua DPRD itu adalah, sedang jadi pengurus harian DPD, dan pernah menjabat sebagi anggota DPRD di level yang sama atau setingkat lebih tinggi,” terang Lalu Satriawandi yang dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 26 Agustus 2019.

Mengetahui dirinya masuk kriteria sebagai calon Ketua DPRD NTB, Ketua Komisi IV itupun mengaku siap untuk memimpin DPRD jika DPP memberikan dia mandat dan kepercayaan. Namun demikian soal siapa yang akan ditunjuk ia menyerahkan sepenuhnya kepada DPP.

“Sebagai kader tentu saya siap. Tapi itu jadi kewenangan DPP, DPP pasti akan pilih yang terbaik, yang bisa besarkan partai ini,” katanya. (ndi)