Bukan Politik Dinasti

Hj. Finalia (Suara NTB/fit)

ANGGOTA DPRD Kota Mataram, Hj. Finalia, SH., M.Kn.,  membantah anggapan yang menyebutkan bahwa dirinya sedang melakoni politik dinasti. “Jangan dibilang politik dinasti. Saya kan memang pengurus di DPD Golkar Kota Mataram. Jadi itu yang memotivasi saya terjun di dunia politik ini,” katanya menjawab Suara NTB di DPRD Kota Mataram, Kamis, 8 Agustus 2019.

Kalaupun ayahnya pernah menjadi anggota dewan, katanya, itu adalah suatu hal yang kebetulan saja. Seperti diketahui Fina, sapaan akrab anggota DPRD Kota Mataram dari Partai Golkar ini, merupakan putri dari Drs. H.M. Noer Ibrahim, mantan anggota DPRD Kota Mataram periode 2014 – 2019 yang juga dari partai beringin.

Anggota Dewan dari daerah pemilihan Sekarbela ini menegaskan bahwa keberadaan dirinya di DPRD Kota Mataram sesungguhnya tidak instan. Selain sebagai pengurus DPD Golkar Kota Mataram, Fina juga pernah menjabat sebagai pengurus KNPI Kota Mataram dua periode.

Ayahnya yang merupakan politisi senior Partai Golkar memang sudah mendidik dirinya untuk aktif di berbagai organisasi kepemudaan. “Saya sudah jalan itu semua bukan semata-mata karena saya putrinya Pak Haji Noer, tetapi memang dari sebelumnya saya sudah terjun di politik,” tegas mantan Notaris PPAT ini.

Oleh karena itu, melalui panggung politik di DPRD Kota Mataram Fina akan berupaya memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat yang telah memilihnya. Baik di bidang sosial, pendidikan, dan kesehatan. Menyoal 30 persen perwakilan perempuan di parlemen Fina juga akan berupaya memperjuangkan hak-hak perempuan. Peraih 1.787 suara pada Pileg April lalu ini berkomitmen akan lebih rajin turun ke lapangan ketimbang hanya duduk di belakang meja.

Komitmen ini sejalan dengan suara masyarakat yang menginginkan anggota Dewan lebih rajin turun ke lapangan ketimbang hanya berdiam diri di ruang kerjaya. ‘’Saya sepakat dengan itu. Karena juga kita terpilih ada di sini karena mereka mendukung kita ada konstituen kita,’’ ucap wanita kelahiran 5 November 1975 ini. Untuk itu penting bagi Fina membuktikan bahwa keberadaan dirinya di DPRD bukan karena politik dinasti.

“Itu akan saya buktikan dengan kerja nyata,” pungkasnya. Di bawah naungan partai pemenang Pemilu di Kota Mataram Fina tidak ingin membuat kecewa orang-orang yang telah mendukungnya. ‘’Karena tanggung jawab sebagai anggota dewan bukan hanya tanggung jawab kepada masyarakat terlebih tanggung jawab kepada Allah SWT,’’ tandasnya. (fit)