Pilkada Mataram, Mohan Belum Temukan Figur Balon Wakil yang Tepat

Mohan Roliskana (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Jelang Pilkada Kota Mataram 2020 mendatang, Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana yang dipastikan akan tampil sebagai bakal calon Walikota, belakangan ini mulai gencar turun ke bawah untuk memperkuat dukungan politik di akar rumput. Hal itu terlihat dari intensitasnya yang semakin tinggi hadir dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan.

Mohan yang dikonfirmasi terkait hal itu tidak menampiknya, jika masyarakat melihat kehadirannya dalam kapasitas sebagai kandidat bakal calon. Meskipun kehadirannya dalam kegiatan-kegiatan tersebut dalam melaksanakan tugas sebagai Wakil Walikota Mataram, tidak dalam rangka agenda persiapannya untuk tampil maju bertarung di Pilwakot Mataram 2020.

“Kehadiran saya melekat tugas kepala daerah, jadi agenda ya itu. Kalaupun kemudian diterjemahkan seperti itu (sosialisasi) untuk melakukan upaya penguataan di bawah, ya silahkan saja, meskipun saya tidak pernah bicara spesifik soal (Pilwakot).  Tanpa saya bicara juga, saya kira masyarakat juga sudah cukup cerdas, mereka mengikuti dinamika yang terjadi, sudah pahamlah mereka itu akan ada agenda politik yang sudah sangat dekat,” jelasnya.

Ketika ditanya lebih lanjut terkait figur yang bakal digandengnya menjadi bakal calon wakil di Pilwakot Mataram 2020 mendatang. Mohan mengaku masih belum menemukan figur yang bakal digandengnya. Ia mengatakan sampai saat ini ia terus mengamati figur yang tepat untuk menjadi pasangannya dalam menghadapi kontestasi demokrasi lima tahunan itu.

Baca juga:  PAN Bersedia Dampingi Petahana di Pilkada KSB

Mohan mengaku ia tak mau gegabah, namun harus berhati-hati dan dengan penuh pertimbangan dalam memilih figur yang akan jadi wakilnya. Menurut dia, posisi figur wakil tersebut memegang peranan yang sangat penting dalam memenangkan pertarungan maupun memastikan roda pemerintahan bisa berjalan efektif jika kelak berhasil terpilih.

“Belum ada komunikasi, yang jelas kriteria calon wakil itu yang penting ada chimestry, sehingga kita bisa harmonis dalam bekerja sama dengan baik. Sebab syarat utama seorang kepala daerah dan wakil kepala daerah menjadi pemimpin yang baik itu, ya harus punya chimestry yang kuat. Kalau kita ditakdirkan memimpin itu sangat penting sekali,” ujar Mohan yang dikonfirmasi usai mengikuti pelantikan anggota DPRD Kota Mataram periode 2019-2024, Selasa (6/8) kemarin.

Selain itu, calon wakil juga tentu harus bisa memberikan kontribusi politik yang rill untuk mendrongkrak elektablitas, sehingga dapat memastikan dirinya bersama wakilnya itu berhasil mengunci kemenangan. Dan figur yang memenuhi kreteria itu masih belum ditemukan Mohan hingga saat ini.

Baca juga:  Pilkada KLU, Djohan Syamsu Kantongi Empat Figur Balon Wakil

“Saya tidak bisa spesifik siapa orangnya, apakah dari kalangan muda atau lebih senior dari saya. Bagi saya yang paling penting itu, siapapun nanti sebagai calon wakil tentu bisa ikut memberikan kontribusi kemenangan dalam ikhtiar mencari memenangkan, itu yang penting,” tegasnya.

Lantas bagaimana dengan sejumlah nama yang sudah muncul ke permukaan dan digadang-gadang bakal menjadi kandidat bakal calon wakilnya. Ketua DPD II Partai Golkar Mataram itu mengaku sampai saat ini dirinya belum pernah membangun komunikasi politik dengan sejumlah figur yang disebut-sebut sebelumnya itu.

“Belum ada komunikasi, saya justru banyak tahu nama-nama itu dari media massa, belum ada komunikasi yang spesifik. Yang jelas bagi saya wakil itu bisa dari mana saja, banyak peluang lah, bisa dari parpol, akademisi dan juga profesional,”  tegas Wakil Walikota Mataram dua periode itu.

Begitu juga komunikasi politik dengan antar partai politik. Menurut Mohan pihaknya juga belum pernah ada pembicaraan dengan parpol lain dalam rangka penjajakan koalisi. Namun demikian, ia mengaku terbuka dengan partai lain yang mau koalisi dengan Golkar. Meskipun Golkar sendiri dengan sembilan kursi di DPRD, bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa harus berkoalisi. (ndi)