Nasaruddin Penggagas Industrialisasi Pertanian untuk Kesejahteraan Petani

Nasaruddin (Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Kabupaten Dompu merupakan daerah pertanian dan 60 persen penduduknya sebagai petani secara umum. Sekitar 30an persen PDRB Kabupaten Dompu disumbang sektor pertanian. Sebagai anak petani, Nasaruddin, SH menginginkan kesejahteraan dan kelanjutan usaha pertanian melalui program industrialisasi pertanian.

Industrialisasi pertanian merupakan program pemberian nilai tambah atas produk pertanian. Namun pendekatannya lebih mengutamakan petani sebagai pelaku, sehingga pemberdayaan dan kesejahteraan petani lebih diprioritaskan. Sehingga memiliki kesinambungan dengan program jagung yang membuat Dompu lebih dikenal secara nasional.

Nasaruddin merupakan putra dari pasangan Ismail – Landa di Montabaru Kecamatan Woja Dompu yang dilahirkan 10 Januari 1977 lalu. Bertani dan beternak menjadi kebiasaannya sejak kecil bersama orang tuannya.

Nasaruddin kecil menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Montabaru yang saat ini menjadi SDN 1 Woja, dan SMPN 2 Dompu yang saat ini menjadi SMPN 1 Woja. Ia kemudian melanjutkan studi di SMK 1 Dompu dan S1 Hukum Undana Kupang NTT. Usai menyelesaikan study S1 Hukum, Nasaruddin sempat mendapat beasiswa S2. Namun ia urung mengikuti karena harus membantu orang tuanya di Dompu.

Baca juga:  KPU akan Terapkan Sistem E-Rekap di Pilkada 2020

Kebiasaannya yang

senang berorganisasi, tidak membuat Nasaruddin berhenti dari aktifitas saat kembali ke Dompu. Mengaktifkan remaja masjid At Taubah Montabaru dilakukan dan ia rintis organisasi Gerakan Pemuda Islam (GPI) Dompu. Karena saat kuliah di Undana Kupang, Nasaruddin terlibat aktif sebagai anggota Senat mahasiswa FH Undana Kupang, menjadi Ketua HMI cabang Kupang dan menjadi salah seorang pendiri Ikatan Mahasiswa Bima Dompu (IMBIPU) Kupang NTT.

Nasaruddin menjadi anggota DPRD Dompu periode 2014 – 2019 dan terpilih sebagai Ketua Komisi 3 DPRD Dompu. Posisi sebagai Ketua Komisi membuatnya lebih banyak memahami dunia birokrasi dan pembangunan di tanah kelahirannya. Ia juga menjadi Dosen di kampus STKIP Al Amin Dompu. Menjadi wartawan di Radar Timor Kupang NTT juga sempat dilakoni sebelum ia kembali ke Dompu.

Baca juga:  Ahda Berpeluang Pasangan dengan Mohan

Posisi sebagai Ketua DPD PKS Dompu dan menjadi ketua tim pemenangan Dr. H. Zulkieflimansyah – Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah sebagai calon Gubernur NTB yang berhasil menyumbangkan kemenangan pasangan ini di Kabupaten Dompu diantara pengalaman politiknya. Terlebih PKS NTB dan Dr. H. Zulkielimansyah, Gubernur NTB yang juga kader PKS mendorong Nasaruddin sebagai kader PKS maju di Pilkada Dompu tahun 2020. (ula/*)