Pilkada Bima, Koalisi PAN dan Nasdem Berpeluang Usung Calon Sendiri

Syarif Ahmad (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Pengamat Politik dari Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (STISIP) Mbojo Bima, Dr. Syarif Ahmad M.Si mengatakan koalisi PAN dan Nasdem berpeluang mengusung calon sendiri dalam pentas Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020 mendatang.

Doktor alumni UI ini, menilai Pilkada tahun 2014 lalu, kedua partai ini (PAN dan Nasdem) masing-masing mengusung Cabup dan Cawabup berbeda dan Pilkada tahun 2020 mendatang keduanya berpeluang berkoalisi.

“Saya pikir hanya Nasdem dan PAN yang berpeluang mengusung cabup dan cawabup sendiri dalam Pilkada 2020 mendatang. Berkoalisi justru malah bagus lagi,” katanya kepada Suara NTB, Kamis, 11 Juli 2019. Syarif menyarankan kedua parpol tersebut berani mengambil sikap. Keluar dari kebimbangan atau keragu-raguan yang dialami oleh sejumlah parpol dalam menentukan langkah dan sikap menjelang Pilkada 2020 mendatang.

Baca juga:  Ifan Bustanuddin Yakin Dompu Bisa Lebih Maju dan Sejahtera

“Harus berani ambil sikap. Memperkuat komunikasi dan konsolidasi,” katanya. Diakuinya, tahapan dan proses pelaksanaan Pilkada Kabupaten Bima masih jauh. Sehingga kedua partai tersebut, masih punya banyak peluang untuk mempromosikan atau mensosialisasikan figur atau calon yang akan diusung.

“Harus mulai jalan dari sekarang. Mulai turun di tengah-tengah masyarakat agar diketahui (populer),” katanya. Syarif menyebutkan, figur di internal Partai Nasdem banyak. Diantaranya Raihan Anwar yang terpilih kembali sebagai anggota DPRD Provinsi NTB periode 2019-2024.

Baca juga:  Golkar Pertimbangkan Figur Perempuan Jadi Wakil Mohan

“Sementara di internal PAN ada, M. Aminurlah dan Ady Mahyudi. Belum lagi Ali Achamat. Saya kira nama-nama ini kansnya cukup besar,” katanya. Kendati demikian dari dua Parpol tersebut, baru PAN yang berani mengambil sikap terbuka.

Bahkan informasinya, jajaran pengurus PAN tingkat Provinsi memberikan sinyal M. Aminurlah sebagai figur yang akan menghadapi petahana. “Saya pikir baru dari Aminurlah yang sudah siap. Karena ada sinyal dari partai. Nah sekarang kita lihat bagaimana sikap Nasdem. Hanya soal keberanian sikap saja,” katanya. (uki)