Dewan Ingin Dahulukan APBD Murni 2020

TGH. Mahalli Fikri (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pembahasan APBD murni 2020 akan didahulukan sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Didahulukannya pembahasan APBD Murni 2020 lantaran masa jabatan anggota DPRD NTB periode 2014-2019 akan segera berakhir Agustus mendatang.

Wakil Ketua DPRD NTB, TGH. Mahalli Fikri mengatakan, sesuai dengan jadwal yang sudah disusun, pembahasan APBD Murni 2020 akan mulai dilakukan akhir Juli mendatang.

‘’Jadwal yang sudah ada, APBD Murni kita bahas akhir Juli. Nanti APBD Perubahan selesai Agustus. Didahulukan APBD Murni sekarang daripada APBDP. Karena sudah ada edaran dari Mendagri,’’ jelas Mahalli dikonfirmasi usai rapat paripurna di DPRD NTB, Jumat (21/6) siang.

Baca juga:  Rem Belanja, Pemprov Kurangi Perjalanan Dinas

Ia menjelaskan pada Senin lalu, Ketua DPRD NTB, Hj. Isvie Rupaeda, SH, MH telah diundang oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait dengan pembahasan APBD Perubahan dan APBD murni 2020. Didahulukannya pembahasan APBD Murni 2020 diharapkan agar tak terjadi persoalan keterlambatan penetapan APBD 2020. Pasalnya, akan terjadi pergantian atau pelantikan anggota DPRD NTB yang baru hasil Pileg 2019 pada Agustus mendatang.

Baca juga:  Belanja Modal Numpuk di Akhir Tahun, Satker Harus Benahi Perencanaan

‘’Sehingga tak ada lagi masalah pada persoalan APBD kita. DPRD yang sekarang, yang akan berakhir masa jabatannya membahas APBD murni. Anggota DPRD yang baru periode 2019-2024, membahas APBD Perubahan,’’ terangnya. (nas)