Loteng dan Mataram Belum Tuntas, KPU NTB Perpanjang Masa Pleno Rekapitulasi

Suhardi Soud (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di tingkat KPU Provinsi NTB dipastikan molor. Pasalnya, hingga Kamis, 9 Mei 2019, dua kabupaten/kota yaitu Kota Mataram dan Lombok Tengah belum menuntaskan pleno rekapitulasi.

Sedianya KPU Provinsi NTB menargetkan proses pleno berlangsung selama tiga hari dan berakhir Kamis, 9 Mei 2019 kemarin. Namun sampai kemarin, dua daerah tersebut belum menyelesaikan rekapitulasi. Sehingga hal itu berimbas  kepada target penyelesaian rapat pleno raihan suara di tingkat KPU Provinsi NTB.

“Target kita sedianya tanggal 9 ini harus sudah tuntas pleno KPU NTB. Tetapi karena dua kabupaten kota belum masuk, jadwal penyelesaian pleno molor dari target yang ada,” kata ketua KPU Provinsi NTB, Suhardi Soud, di sela-sela rapat pleno  Kamis, 9 Mei 2019 kemarin.

Dikatakan, sedianya rapat pleno KPU NTB dijadwalkan dari tanggal 7 hingga 9 Mei. Namun kenyataannya, target penyelesaian pleno di tingkat KPU NTB tersebut meleset dari jadwal ada. Sehingga pihaknya memutuskan memperpanjang rapat pleno KPU NTB hingga tanggal 12 Mei. Walau memang, sesuai tahapan penyelenggara Pemilu, interval pelaksanaan rapat pleno KPU tingkat provinsi dari tanggal 7 hingga 12 Mei.

Baca juga:  Safari Ramadhan di Dompu, Gubernur Apresiasi Sikap Warga di Pemilu 2019

Ia memastikan rapat pleno KPU NTB akan tuntas pada tanggal 12 Mei. Pasalnya, hingga hari ketiga rapat pleno sudah ada enam kabupaten kota sudah disahkan. Masing-masing, Kabupaten Dompu, Lombok Utara, Sumbawa Barat, Lombok Timur, dan Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Sedangkan sampai berita ini diturunkan,  Lombok Barat masih ditunda, tetapi ditargetkan tuntas pada Kamis ini. Sementara dua kabupaten kota belum melakukan penyampaian yakni  Kota Mataram dan Lombok Tengah karena belum tuntas rekap pleno di tingkat kabupaten/kota.

Baca juga:  Safari Ramadhan di Dompu, Gubernur Apresiasi Sikap Warga di Pemilu 2019

“Tetapi sudah kita targetkan Kota Mataram dan Lombok Tengah harus tuntas Jumat hari ini,” ucap mantan Ketua KPU Sumbawa ini.

Dia mengakui, molornya penuntasan rekapitulasi di KPU Kota Mataram karena ada PSU di dua TPS digelar Kamis ini. Masing-masing TPS 11 Mayura dan TPS 05 Cakranegara. Pelaksanaan PSU itu harus dilaksanakan KPU kota Mataram. Dikarenakan PSU itu rekomendasi dari  Bawaslu, sehingga wajib dilaksanakan KPU kota Mataram.

Sedangkan, di KPU Lombok Tengah ada dinamika cukup tinggi. Namun pihaknya sudah meminta kepada KPU Loteng agar menuntaskan rapat pleno hari Jumat ini. Pasalnya, hanya Kecamatan Pujut belum dituntaskan proses rekap pleno di KPU Loteng. “Kita optimis Jumat hari ini Loteng dan Kota Mataram bisa tuntas. Sehingga mereka bisa ikuti pleno tingkat KPU Provinsi,” pungkasnya. (ndi)