Efek Ekor Jas Pilpres, Gerindra Bertambah, PDIP Berkurang

Ilustrasi PDIP dan Partai Gerindra (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Dua partai paling besar meraih efek ekor jas dari pemilihan presiden yakni Partai Gerindra dan PDIP. Gerindra mendapatkan keuntungan elektoral dari sosok Prabowo Subianto demikian sebaliknya PDIP.

Perolehan suara kedua partai pada pemilu 2019 ini pun tidak jauh mengikuti hasil pemilihan presiden. Dilihat dari hasil Quick Count sejumlah lembaga survei nasional, memperlihatkan bahwa kemenangan Pilpres yang diraih oleh Jokowi diikuti oleh kemenangan PDIP.

Fenomena serupa juga diperlihatkan di daerah-daerah. Dimana Daerah yang jadi lumbung suara salah satu capres, maka otomatis akan menjadi lumbung suara bagi kedua parpol. Salah satunya di NTB. Pilpres masih dimenangkan oleh Prabowo Subianto.

Di NTB sebagai daerah lumbung pemenangan Prabowo, juga otomatis menjadi lumbung pemenangan bagi Partai Gerindra. Hasil perhitungan suara sementara, perolehan kursi Gerindra di DPRD NTB mengalami peningkatan satu kursi. Adapun penyebaran kursi Gerindra untuk DPRD dari delapan Dapil sebagai berikut.

Baca juga:  Relawan Projo NTB akan Kawal Pelantikan Jokowi

Dari Dapil I Kota Mataram, Ridwan Hidayat, Dapil II Lobar-KLU meraih dua kursi yakni Nouvar F Farinduan, dan Sudirsah Sujianto, Dapil III Lotim Utara, Machsun Ridwaini, Dapil IV Lotim Selatan, Khairul Warisin, Dapil V Sumbawa – KSB, Abdul Talib, Dapil VI (Kabupaten Bima, Dompu dan Kota Bima) Mori Hanafi, Dapil VII Loteng Utara, Lalu Wirajaya, dan Dapil VIII Loteng Selatan, Lalu Sudihartawan.

“Alhamdulillah kita patut bersyukur kursi kami meningkat, tidak hanya di DPRD Provinsi, tapi juga di kabupaten/kota juga meningkat,” kata Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat.

Baca juga:  Evaluasi Pengamanan Pemilu 2019, KPU akan Naikkan Honorarium KPPS

Di tempat terpisah, Ketua Bappilu DPD PDIP NTB, Made Slamet mengakui, terjadi penurunan raihan kursi PDIP untuk DPRD NTB pada Pemilu 2019, bila dibandingkan pada Pemilu 2014 lalu. “Raihan kursi PDIP turun dari lima kursi menjadi empat kursi,” katanya.

Dia menyebutkan, hanya di Dapil VI Kabupaten Bima, Dompu dan kota Bima, PDIP gagal mempertahankan raihan kursi tersebut.

Sementara di empat Dapil lainnya untuk DPRD NTB, PDIP tetap mampu mempertahankan raihan kursinya. Masing-masing Dapil I Kota Mataram dengan Caleg Made Slamet, Dapil II Lobar – KLU Caleg Raden Nuna Abriadi, Dapil V meliputi KSB dan Sumbawa dengan Caleg Lalu Budi Suryadinata dan Dapil VIII Loteng bagian selatan Caleg Ruslan Turmuzi. (ndi)