Minta Doa Yatim Piatu, Partai Berkarya NTB Optimis Loloskan Dua Wakil ke Senayan

Ketua DPW Partai Berkarya Darmawan hadir saat pengajian dengan yatim piatu, Jumat kemarin.  (Suara NTB/ars)

Mataram (Suara NTB) – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Berkarya  Provinsi NTB menggelar doa bersama anak yatim piatu, Jumat, 12 April 2019. Kegiatan berlangsung di Sekretariat Jalan Panji Tilar Negara Nomor 23 Mataram itu, untuk mendoakan para Calon Anggota Legislatif (Caleg) meraih suara terbanyak dan simpati rakyat untuk Partai Berkarya.

‘’Doa ini untuk semua calon anggota DPR RI dari Berkarya. Semoga Allah ijabah doa anak yatim piatu,’’ kata Darmawan kepada Suara NTB.

Sedikitnya 400 anak yatim dan piatu yang diundang dalam doa dan dzikir bersama sore itu. Bukan sekadar untuk kepentingan partainya, namun menurut  Darmawan, lebih pada nilai sosial dan pemberdayaan kepada masyarakat. ‘’Dari awal Partai Berkarya, sudah 2000 yatim piatu yang kita undang. Ini merupakan tradisi kami,’’ ujarnya.

Dengan doa anak anak tersebut, ia berharap partainya lebih berkah dan dapat mencapai target perolehan suara 65 persen. ‘’Dan intinya bisa mengirim dua wakil DPR RI dari NTB,’’ ujarnya optimis. “Mudah mudahan Allah ijabah,” sambungnya.

Baca juga:  Bawaslu Kota Mataram Identifikasi 115 TPS Rawan di Mataram

Tidak saja doa untuk caleg DPR RI, namun doa sama kepada Caleg tingkat kabupaten dan kota. Ia optimis, masing-masing daerah bisa megantar wakil ke Gedung DPRD, bahkan menduduki unsur pimpinan dewan.

‘’Target saya, kader kader dari Berkarya bisa menjadi calon bupati dan walikota, karena semua bergerak,’’ ujarnya.

Walau tergolong partai baru, namun ia yakin figur Tommy Soeharto bisa menjadi representasi orang tuanya, mantan Presiden ke 2 RI H.M Soeharto dengan keberhasilan program di era orde baru.

Optimis Tembus Senayan 

Sementara Caleg utusan Partai Berkarya, Dharwati Pratama Sari dari Dapil 2 Pulau Lombok mengamini optimisme Ketua DPW tersebut. ‘’Sebab usaha dan ikhtiar kami maksimalkan. Tinggal serahkan kepada Allah, semoga meridhai kami, dapat melenggang ke pentas nasional nanti,’’ ujar Caleg Nomor Urut 1 ini.

Sari, sapaannya, sadar bahwa kompetitor Caleg banyak. Namun target suara total 100.000 optimis tercapai oleh partainya. Berbagai upaya pendekatan sudah dilakukan. Kampanye melalui dunia maya hingga door to door, dari desa, kelurahan, dusun hingga tingkat RT.

Baca juga:  KPPS dan PPK Rentan ’’Diganggu’’ Peserta Pemilu

Sebagai Caleg muda, Sari mendekati basis pemilih kaum milenial. Tentu pendekatannya pun yang mudah diterima, dengan mengusung tema memajukan teknologi informasi demi menyongsong era revolusi industri 4.0. Karena sasarannya generasi milenial, pola pendekatan adaptif dengan hastag #dharwatidihati.

‘’Selain menyasar basis milenial. Sebagai perempuan, saya ingin berkontribusi banyak untuk kesetaraan gender yang masih terjadi diskriminasi,’’ tegasnya.

Kompetisi memang ketat. Dalam kalkulasi Sari, Calon DPR RI seluruh Indonesia  mencapai 7.968 orang, merebut 575 kursi di Senayan. Ada 16 partai  yang calegnya berjuang dari 80 Dapil.

‘’Dari persentase usia, yang muda 21 sampai 35 di atas itu 19,8 persen. Bisa disimpulkan, Pemilu 2019 ini banyak diisi anak anak muda.  Saya sebagai bagian dari itu, harus mampu dengan slogan ‘’saatnya muda yang berkarya’’,’’ tandasnya. (ars/*)