Massa Banjiri Kampanye Prabowo-Sandi

Capres Prabowo Subianto terlihat sangat bersemangat menyampaikan orasi politiknya di hadapan massa pendukungnya. (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Kampanye rapat umum pasangan Calon Presiden/Calon Wakil Presiden (Capres- Cawapres) nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) di Lapangan Karang Pule, Kota Mataram, Selasa, 26 Maret 2019, dibanjiri massa pendukungnya di NTB.

Pantauan Suara NTB sejak pagi hari massa pendukung terlihat mulai berdatangan ke lokasi kampanye yang diangkut oleh sejumlah kendaraan bus. Pada siang harinya, ruas jalan menuju lokasi kampanye, mulai dipadati massa pendukung yang berduyun-duyun lengkap dengan memakai atribut kampanye Paslon 02.

Prabowo kemudian tiba di lokasi kampanye pukul 15:30. Dalam kampanye rapat umum tersebut, Prabowo didampingi sejumlah petinggi partai koalisi di NTB dan sejumlah tokoh. Setelah tiba di atas panggung, Prabowo langsung didaulat menyampaikan orasi politiknya yang berlangsung sekitar satu jam lebih.

Dalam orasi politiknya, Prabowo lebih banyak menyampaikan kondisi negara yang menurut penilaiannya tengah berada di ambang kebangkrutan oleh perilaku para koruptor yang merampok kekayaan negara.

Pada kesempatan itu Prabowo kembali menyinggung terkait dugaan kebocoran keuangan negara sebesar Rp 1.000 triliun lebih tiap tahunnya. Ia berjanji, jika ia terpilih menjadi Presiden RI tahun 2019-2024, maka ia akan membongkarnya dan menutup kebocoran tersebut. Menurutnya kebocoran kekayaan negara tersebut telah menjadi penyebab malapetaka kesengsaraan rakyat selama ini.

“Kami maju karena kami merasakan bahwa rakyat diperlakukan tidak adil, kekayaan negara diambil dan mengalir ke luar negeri. Apa yang tidak ada di Nusantara ini, cadangan emas kita terbesar di dunia, tapi kenapa rakyat masih susah? Ini tidak benar, negara kita kaya, tapi kenapa rakyat miskin. Para elite di Jakarta selalu kebakaran jenggot kalau saya buka soal kebocoran Rp 1.000 triliun tiap tahun,” katanya.

Prabowo berjanji, jika dia diberikan mandat sebagai Presiden RI pada pemilu 2019 ini. Ia sudah menyiapkan program-program yang pro dengan masyarakat. Ia menyebutkan di antaranya menurunkan harga kebutuhan pokok, kemudian menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan.

“Kondisi rakyat sedang dalam  kesusahan. Karena  itu dalam seratus  hari kerja, saya akan turunkan tarif listrik, harga sembako saya turunkan. Pabrik-pabrik akan kita buat tempat anak muda bekerja. Bagaimana caranya, saya tidak akan ceritakan sekarang, karena nanti ketahuan sama koruptor-koruptor itu,” cetusnya.

Lanjut Prabowo, kelak jika ia ditakdirkan jadi orang nomor satu di republik ini, maka salah satu agenda penting yang akan dia lakukan yakni pemberantasan korupsi. Salah satu strateginya yakni dengan meningkatkan kesejahteraan aparatur negara.

“Gaji hakim akan saya naikkan berlipat-lipat, supaya mereka tidak  bisa disogok. Gaji pegawai, guru, perawat akan saya naikkan. Kenapa saya berani berjanji demikian, karena saya akan menutup kebocoran itu dan uang itu akan saya buat untuk sejahterakan rakyat,” tegasnya.  “Kami siap terima mandat dari rakyat, pada saat kita terima mandat, kalian akan segera bekerja di bawah pemerintah yang pro perubahan. Saya bersaksi dan bersumpah, manakala saya menerima mandat, saya akan membentuk pemerintah yang bebas dari koruptor,” tambahnya.

Terakhir disampaikan Prabowo, ia merasa terharu melihat massa kampanye yang begitu besar. Ia sangat terhormat, dengan masyarakat NTB yang rela datang berdesak-desakan, untuk hadir. Ketulusan masyarakat NTB mendukung dirinya menjadi semangat yang semakin kuat untuk melakukan perubahan.

“Saya tahu kalian tidak dikasih duit untuk datang ke sini, karena saya tidak punya duit. Saya yakin dari sorot mata kalian, kalian tulus. Anda rela datang dari jauh berdesak-desakan. Semangat ini, harus tetap dijaga sampai tanggal 17 April untuk membuat perubahan. Insya Allah kita bisa menang 90 persen di NTB,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPD Gerindra NTB, H. Ridwan Hidayat yang dikonfirmasi Suara NTB usai kampanye rapat umum berlangsung, mengaku sangat bersyukur melihat massa menghadiri kampanye Prabowo-Sandi. Kerinduan masyarakat NTB untuk bertemu dengan Prabowo Subianto sudah terjawab. Melihat massa yang memadati Lapangan Karang Pule. Ridwan sangat yakin bahwa NTB masih jadi lumbung suara Prabowo.

“Semoga ini pertanda baik untuk kemenangan beliau, NTB tetap jadi lumbung suara,” pungkasnya. (ndi/*)