Sidang Pencalonan Ketua BPPD NTB, Bawaslu RI Hadirkan KPU NTB

Bawaslu RI menggelar sidang pemeriksaan temuan Bawaslu NTB terhadap dugaan pelanggaran administrasi penetapan Ketua BPPD NTB sebagai caleg. Terlapor Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori dihadirkan.  (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Bawaslu RI kembali melanjutkan sidang terhadap temuan Bawaslu NTB terkait diloloskannya Ketua BPPD NTB, Fauzan Zakaria dalam Daftar Caleg Tetap (DCT) untuk anggota DPRD NTB oleh KPU NTB, Senin, 15 Oktober 2018 kemarin.

Sidang yang digelar di kantor Bawaslu RI di Jakarta dengan agenda tahap pemeriksaan itu, menghadirkan pihak pelapor yakni Bawaslu NTB, yang diwakili komisioner divisi hukum, Suhardi dan pihak terlapor, KPU NTB yang diwakili langsung oleh Ketua, Lalu Aksar Ansori.

Dalam sidang pemeriksaan tersebut, Bawaslu NTB menyatakan bahwa KPU NTB telah melakukan pelanggaran administratif dalam proses penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) anggota DPRD NTB, yakni dengan menetapkan Ketua BPPD NTB, Fauzan Zakaria sebagai caleg di DCT.

Baca juga:  Evaluasi Pengamanan Pemilu 2019, KPU akan Naikkan Honorarium KPPS

Sebab itu, Bawaslu NTB meminta kepada Bawaslu RI dalam keputusannya agar membatalkan Fauzan Zakaria sebagai caleg Partai Nasdem dengan nomor urut 4, di dapil III NTB (Lombok Timur utara).

“Kami melihat Fauzan Zakaria tidak memenuhi syarat sebagai caleg. Sehingga kami minta Bawaslu RI agar pencalegkannya harus dibatalkan,” ucap Suhardi ketika dikonfirmasi.

Terpisah, Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori di dalam persidangan menegaskan, bahwa keputusan KPU NTB menetapkan Fauzan Zakaria sebagai caleg di DCT sudah sesuai aturan.

Baca juga:  Relawan Projo NTB akan Kawal Pelantikan Jokowi

“Tentu prinsipnya, apa kami sampaikan di hadapan sidang pemeriksaan dilakukan Bawaslu RI adalah pembelaan terhadap keputusan KPU NTB sudah menetapkan Fauzan Zakaria sebagai caleg di DCT,” ucapnya.

Meski demikian, ia menegaskan, KPU NTB akan patuh dan siap melaksanakan apapun menjadi keputusan Bawaslu RI terkait temuan Bawaslu NTB tersebut. “Tapi nantinya apapun keputusan Bawaslu RI terkait temuan ini akan kami patuhi dan laksanakan,” pungkasnya.

Setelah sidang pemeriksaan ini, akan dilanjutkan ke sidang  putusan. Direncanakan sidang putusan terkait nasib pencalegkan Ketua BPPD NTB itu akan diputuskan Jumat, 19 Oktober 2018 mendatang. (ndi)