Hasil Hitung Cepat Pilkada NTB, Zul-Rohmi Unggul

Mataram (Suara NTB) – Hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) di Pilkada NTB 2018, mengunggulkan pasangan Cagub/Cawagub NTB nomor urut 3, Dr. H. Zulkieflimansyah – Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi).

Dari 100 persen total sampel suara yang dihimpun dalam hitung cepat LSI dan dirilis Tempo.co, pasangan Zul-Rohmi memimpin daftar perolehan suara dengan raihan 30,68 persen.

Urutan berikutnya adalah paslon nomor urut 1, H. M. Suhaili FT – Muh. Amin (Suhaili-Amin) yang meraih 26,73 persen suara. Ranking ketiga perolehan suara diraih pasangan TGH. Ahyar Abduh dan H. Mori Hanafi (Ahyar-Mori) yang mendapat 25,51 persen. Paslon nomor urut 4, H.Moch. Ali BD – Lalu Gede Sakti (Ali-Sakti) berada di urutan terakhir dengan perolehan suara, 17,08 persen.

Data hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang dirilis melalui situs berita Tirto.id juga memperlihatkan hasil yang kurang lebih serupa. Di mana pasangan Zul-Rohmi meraih 30,7 persen, disusul Suhaili-Amin dengan 26,7 persen, Ahyar-Mori dengan 25,5 persen dan Ali-Sakti dengan 17,1 persen.

Namun, meski mengambil sumber data yang sama, namun hasil hitung cepat yang ditampilkan oleh Antaranews.com, memperlihatkan selisih suara antara paslon Zul-Rohmi dan Suhaili-Amin beda sangat tipis, yakni masing-masing, 29,43 persen dan 29,38 persen.

Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Denny JA melalui akun Twitter resminya telah menyampaikan ucapan selamat berdasarkan hasil hitung cepat lembaga yang dipimpinnya. “Selamat datang gubernur baru versi Quick Count LSI Denny JA,” ujarnya. Dalam cuitannya tersebut, Denny JA menyebutkan 10 kandidat gubernur yang meraih keunggulan berdasarkan hitung cepat lembaganya. Nama Zulkieflimansyah termasuk dalam salah satu dari 10 kandidat yang dituliskan Denny JA dalam cuitan tersebut.

Sementara, Pihak KCI-LSI yang dikonfirmasi di Mataram mengatakan bahwa hasil hitung cepat

yang ditampilkan oleh kedua media nasional tersebut, adalah benar adanya. Karena KCI-LSI memang telah bekerja sama dengan sejumlah media nasional untuk mempublikasikan hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah daerah yang menggelar Pilkada, termasuk NTB.

‘’Ya, itu adalah hasil hitung cepat kami, yang ditampilkan oleh sejumlah media nasional itu. Karena memang kami bekerjasama dengan mereka, itu resmi,’’ ujar Khobbar, dari pihak LSI, yang dikonfirmasi.

Namun, pihak LSI enggan untuk melakukan rilis secara langsung kepada media di NTB, terkait hasil hitung cepat-nya di Pilkada NTB. ‘’Tapi kami tidak mengumumkan secara resmi,’’ katanya.

Adapun alasan pihaknya batal mengumumkan secara resmi hasil hitung cepat untuk Pilkada NTB, yakni karena selisih perolehan suara antar Paslon sangat beda tipis, tidak sampai tiga persen. Pihak LSI akan melakukan rilis, jika selisih perolehan suara antar paslon di atas tiga persen.

‘’Begitu suara masuk sudah 95 persen, pada pukul 17:20, ada selisih sangat tipis sekali antarpaslon. Sehingga kami belum berani publis, karena jaraknya kurang dari tiga persen, kita bisa rilis kalau hasil di atas tiga persen. Jadi kita menunggu hasil resmi saja,’’ jelas Khobbar kepada wartawan di Mataram.

‘’Jadi kenapa kami tidak publish, karena yang bisa kami publik adalah klaim yang menang. Sementara dengan selisih sangat tipis itu, tidak bisa kami klaim menang, sebab margin of error penelitian kami, di atas tiga persen,’’ sambungnya.

Sementara, hasil hitung cepat untuk Pilkada Lombok Timur, KCI-LSI mempublikasikan hasilnya, di mana hasilnya dimenangkan oleh pasangan Cabup/Cawabup nomor urut 3, M. Sukiman Azmi – Rumaksi SJ (Sukma) dengan persentase 42,50 persen. Disusul kemudian oleh paslon nomor urut 1, Khirul Warisin-Machsun Ridwaini, 27,93 persen. Kemudian paslon nomor urut 4, H. M. Syamsul Lutfhi-Najamuddin Mustofa, 26,66 persen. Dan terakhir pasangan Ali Masyadi- Putrawan Habibi, 5,05 persen. (ndi/aan)