Hanura Gelar Munaslub, OSO Resmi Dilengserkan

Mataram (Suara NTB) – DPP Partai Hanura bersama puluhan pengurus DPD dan ratusan DPC seluruh Indonesia, resmi menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), Kamis, 18 Januari 2018 kemarin. Munaslub tersebut menghasilkan keputusan untuk memberhentikan secara resmi Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum DPP Hanura.

Pengurus DPD Hanura NTB, bersama 10 DPC Hanura kabupaten/kota kompak berada dalam kubu yang berseberangan dengan OSO. Sehingga DPD Hanura NTB pun ikut menjadi bagian dalam barisan pelengseran OSO dari tampuk kepemimpinan DPP Hanura.

Ketua DPD Hanura NTB, Mudahan Hazdie, kepada Suara NTB, menyampaikan bahwa seluruh pengurus DPD dan DPC Hanura NTB, ikut dalam Munaslub tersebut. Ia menyampaikan Munaslub tersebut didukung oleh sebagian besar DPD dan DPC.

“Hari ini Kamis tanggal 18 Januari 2018, Partai Hanura menggelar Munaslub yang diikuti 27 dari 34 DPD dan 407 dari 512 DPC seluruh Indonesia, memutuskan memberhentikan Oesman Sapta Odang dari Ketua Umum,” ujar Mudahan, menjawab Suara NTB di sela-sela acara Munaslub yang dia ikuti.

Lantas Munaslub mengangkat Ketua Umum Baru, yakni Marsema Daryatmo. Selain itu, Munaslub juga melakukan revisi AD/ART Partai. “Munaslub telah memilih dan menetapkan Marsema Daryatmo sebagai Ketua Umum menggantikan OSO,” ujar Mudahan.

Lebih jauh disampaikan Mudahan, adapun dasar kekecewaan para kader Partai Hanura terhadap kepemimpinan OSO, karena OSO dinilai gagal dalam mengelola partai.

“Pola kepemimpinan dan tata kelola partai yang tidak beres. Dan menetapkan mengusung Jokowi sebagai Capres 2019,” ujar Mudahan menyebutkan dosa OSO, sehingga ia dilengserkan.

Ketika ditanya, apakah kekecewaan Hanura NTB, karena keputusan DPP Hanura yang tidak mengakomodir aspirasi pengurus DPD? Mudahan menegaskan tidak ada kaitannya dengan keputusan arah dukungan di Pilkada NTB 2018.

“Kalau soal keputusan DPP terkait Pilkada, kita hormati,” ucapnya.

Terakhir disampaikan Mudahan, bahwa kepengurusan DPP Hanura yang baru akan datang  menghadap ke Ketua Dewan Pembina Partai, Wiranto, di kediaman pribadinya. Namun meskipun Wiranto tidak hadir dalam Munaslub tersebut, ia memberikan dukungan terhadap munaslub itu.

“Pak Wiranto sudah menyampaikan jawaban, bahwa  beliau legowo dan akan mendukung sepenuhnya Partai Hanura dipimpin orang-orang yang berkualitas, bermoral dan memiliki kemampuan manajerial yang handal, yang dipilih melalui proses konstitusi partai Hanura,” ujar Mudahan menguntip pernyataan Wiranto.

Dukungan Wiranto terhadap Munaslub tersebut, karena didukung oleh sebagian besar pengurus DPD dan DPC. Ia memandang bahwa nyawa partai ada di tangan para pengurus DPD dan DPC. (ndi)