Sinyal Fauzan-Sumiatun Menguat, Petahana Didampingi Mamiq Dar Daftar di Golkar

Giri Menang (Suara NTB) – Salah satu figur sentral di Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid akhirnya mendaftarkan diri secara resmi di Partai Golkar, Selasa, 11 Juli 2017. Pemandangan menarik saat mantan Ketua KPU Provinsi NTB ini mendatangi kantor DPD II Golkar Lobar didampingi sang istri dan sejumlah tokoh, seperti H. L. Daryadi (Mamiq Dar) dan H. L. Taqdir Mahdi yang juga mantan Ketua DPRD Lobar.

Hal ini pun semakin memperkuat sinyal jika Fauzan kemungkinan berpasangan dengan Ketua DPRD Lobar Hj. Sumiatun yang tak lain istri dari Mamiq Dar dalam bursa Pilkada Lobar 2018 mendatang.

Pantauan Suara NTB, rombongan Fauzan Khalid bersama Mamiq Dar dan sejumlah tim pemenangannya berjalan kaki menuju kantor DPD II Golkar Lobar. Tanpa iring-iringan massa, Fauzan yang mengenakan pakaian kaos putih bertuliskan “Sopoq Angen Fauzan Khalid” berjalan berdampingan dengan sang istri Hj. Khaeratun Fauzan Khalid dan Mamiq Dar serta H. L. Taqdir. Di sebelah dan belakangnya beriringan tim pemenangan di antaranya Dr. Ahyar Fadli.

Kedatangan orang nomor satu di Lobar ini pun diterima langsung Ketua Panitia Pilkada Golkar, L Hermayadi bersama tim lainnya.

Pada kesempatan itu, L. Hermayadi, menyebut, sudah ada tiga figur yang mendaftar secara resmi sebagai bakal calon bupati dan satu mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati di Golkar. Untuk bakal calon bupati yang sudah mendaftar, yakni H. L. Sajim Sastrawan, Nauvar F Farinduan dan H. Fauzan Khalid. ‘’Sedangkan untuk calon wakil bupati adalah H. Umar Said,’’ jelasnya.

Pihaknya masih menunggu sampai hari Rabu ini, karena akan ada yang mendaftar lagi. Diakuinya, setelah secara resmi membuka penjaringan calon bupati dan wakil bupati, partai yang berlambang pohon beringin ini terus didatangi oleh para tokoh untuk mendaftar.

  Pemkot akan Pangkas Alur Pengurusan Izin Reklame

Saat penyampaian visi dan misinya di hadapan jajaran panitia penjaringan Partai Golkar Lobar, Fauzan Khalid, menyampaikan beberapa hal, khususnya pembangunan yang dirasa olehnya membutuhkan waktu yang panjang.

“Pembangunan suatu daerah tidak bisa kita selesaikan hanya dalam waktu setahun atau dua tahun. Membutuhkan waktu yang panjang,” terangnya.

Ia pun menegaskan kedatangan dirinya ke Golkar, menyambut demokrasi yang sudah berjalan dan dipilih oleh bangsa Indonesia. Kemunculan pihaknya tersebut ingin menyampaikan jika Lobar milik bersama dan bukan milik sebagian orang.

Saat disinggung kenapa tidak membawa massa yang banyak saat mendaftar, Bupati Lobar ini mengaku, kedatangannya untuk mendaftar, bukan untuk membawa massa. Karena ia menilai ini baru tahapan pendaftaran untuk bakal calon bukan pendaftaran calon. Terkait sinyalemen dirinya berpasangan dengan Hj. Sumiatun yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Lobar, Fauzan justru meminta media menanyakan ke Mamiq Dar.

Sementara itu Mamiq Dar, mengaku, kemungkinan Fauzan Khalid berpasangan  bersama istrinya pada Pilkada Lobar. Namun ia menegaskan, siapapun pasangan dari petahana, dirinya tetap mendukung Fauzan Khalid.

Di sisi lain, H. L. Taqdir Mahdi, mantan Ketua DPRD Lobar, mengaku, pernah mendampingi Bupati Lobar selama dua periode. Melihat kondisi Lobar saat ini tidak normal, sehingga untuk mengembalikannya harus dipimpin oleh orang bersih yang tak terkontaminasi baik politik, budaya dan lain-lain.

“Fauzan itu orang bersih masih muda, belum terkontaminasi itu sebabnya saya mendukung,” jelasnya. (her)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here